Info Mimika

Honorer Siluman di Pemkab Mimika Belum Dibersihkan, Kepala BKD Malah Bilang Begini

Massa membakar ban bekas. Mereka takterima kebijakan instansi terkait atas banyaknya honorer siluman yang diangkat jadi CPNS.

Tribun-Papua.com/Istimewa
HONORER SILUMAN - Aliansi Honorer Mimika menggelar unjukrasa di depan Kantor BKPSDM Mimika, sejak Kamis (30/6/2022). Mereka mendesak pemerintah membersihkan nama honorer siluman. 

Laporan Wartawan Tribun-Papua.com, Marselinus Labu Lela

TRIBUN-PAPUA.COM, TIMIKA - Desakan terhadap pemerintah Kabupaten Mimika untuk membuka data honorer siluman, terus disuarakan.

Ini meyusul takadanya kejelasan dari Badan Kepegawaian Daerahdan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) setempat pasca-audiensi dengan Aliansi Honorer Mimika, pada Jumat (1/7/2022).

Sejak Kamis (30/6/2022), Aliansi Honorer Mimika menggelar unjukrasa di depan Kantor BKPSDM Mimika.

Massa membakar ban bekas. Mereka takterima kebijakan instansi terkait atas banyaknya honorer siluman yang diangkat jadi CPNS.

Baca juga: Honorer Siluman Bergentayangan di Pemkab Mimika Papua, Kemenpan Diminta Segera Bertindak

Padahal, belum lima tahun bekerja sebagai honorer, bahkan hanya titip nama.

Nama-nama siluman itu diakomodir dalam K2 Formasi 600 pada 2017, saat seleksi di SMPN 2 Mimika.

"Banyak honorer sudah mengabdi belasan tahun dari 2006 sampai 2009 sampai tidak diakomodir dalam K2 Formasi 600," ungkap Koordinator Aksi Honorer Mimika, Kevin Kristo Nanlohi kepada Tribun-Papua.com, Sabtu (2/7/2022).

"Waktu pengumuman pun, hasilnya tidak di publish baik di tempel di mading ataupun media sosial. Kami tidak ada informasi hasil seleksi hingga saat ini," sambungnya.

Sementara itu, Kepala BKPSDM Kabupaten Mimika, Ananias Faot mengataka, honorer K2 600 memang sudah tidak bisa dirubah, karena posisinya tinggal penetapan oleh Kemenpan RB.

"Kalau mengakomodir teman-teman saat ini merasa bahwa itu merupakan ketidakadilan maka itu menjadi tugas dan tanggung jawab, dan saya harap honorer Mimika tenang," ujarnya.

Ia menyebut, ada 2.800 honorer terdata sebagai tenaga kontrak di Mimika, termasuk honorer K2 formasi 600.

"Kami terus berkomunikasi dengan BKN Regional maupun BKN Pusat untuk bagaimana nasib mereka ke depan," katanya.

Dikatakan, ada penerimaan 274 honorer rencana akan dibuka bagi umum, tetapi tidak menutup kemungkinan permintaan khusus Bupati diakomodir.

Baca juga: Pengangkatan CPNS di Kabupaten Mimika Diduga Cacat Hukum, Sejumlah Honorer Mengadu ke DPRD

"Kami terus komunikasi dengan Pak Bupati berdasarkan masukan dari honorer," ucapnya.

Pengusulan honorer, kata Ananias, berdasarkan analisis jabatan. Artinya sesuai bidang dan keahlian honorer.

"Saya harap honorer yang menyampaikan aspirasi agar tetap tenang dan  berkomunikasi dengan BKPSDM sehingga nama mereka agar terakomodir," pungkasnya. (*)

Sumber: Tribun Papua
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved