Info Mimika

Inilah Tuntutan Aliansi Honorer Mimika saat Datangi DPRD: Seleksi K2 Formasi 600 Ditinjau Ulang

Kami datang menagih janji anggota dewan yang katanya mau memperjuangkan nasib kami di paripurna DPRD Mimika

Penulis: Marselinus Labu Lela | Editor: M Choiruman
Tribun-Papua
DATANGI DPRD – Aliansi pegawai honorer di Kabupaten Mimika, Provinsi Papua kembali mendatangi Gedung DPRD Mimika. Mereka menagih janji para wakil rakyat yang katanya akan memperjuangkan nasibnya di Rapat Paripurna Dewan. 

Laporan Wartawan Tribun-Papua.com, Marselinus Labu Lela

TRIBUN-PAPUA.COM, TIMIKA- Aliansi pegawai honorer di Kabupaten Mimika, Provinsi Papua, Kamis (21/7/2022) kembali mendatangai Kantor DPRD Mimika. Para pegawai honorer itu meminta agar seleksi K2 formasi 600 ditinjau ulang.

Dianggap Cacat Aturan, Aliansi Honorer K2 Formasi 600 Datangi Kantor Bupati Mimika

Kedatangan para pegawai honorer menyita perhatian warga, karena selain meneriakan yel-yel, para pegawai honorer juga membawa 4 spanduk yang berisi tuntutan. Para demonstran juga memajang foto Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Mimika di spanduk tersebut.

Inilah 5 tuntutan Aliansi Honorer Kabupaten Mimika:

1. Meminta membatalkan tes K2 formasi 600 dengan honorer tahun 2022 karena cacat aturan

2. Memverifikasi ulang database 600 honorer yang telah ditetapkan.

Wabup Mimika Janji Usut Tuntas Kasus Pengangakatan Honorer K2 Formasi 600 Seleksi 2017

3. Mengembalikan nama-nama honorer yang telah menandatangai  SK.

4. Seleksi K2 lama ditempatkan sesuai latar belalakang subtansi tugas awal.

5. Aliansi Honorer Mimika juga meminta kuota 274 formasi khusus dan tidak untuk umum.

Honorer Siluman di Pemkab Mimika Belum Dibersihkan, Kepala BKD Malah Bilang Begini

"Kami datang menagih janji anggota dewan yang katanya mau memperjuangkan nasib kami di paripurna DPRD Mimika," ungkap Koordinator Aliansi Honorer, Edowardus F Soway kepada Tribun-Papua.com di Timika.

Ia mengatakan, dirinya dan kawan-telah berjuang sangat lama tetapi tidak dihiraukan padahal sudah bekerja sebagai honorer 5 tahun keatas.

"Nama-nama orang baru bermunculan di semua OPD. Jadi kami sekali lagi minta dukungan dewan untuk memperjuangkan nasib kami," pungkasnya. (*)

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved