Info Mimika

Polemik Honorer Siluman Pemkab Mimika, Wabup: Pejabat yang Memanipulasi Data Bakal Diusut!

Polemik honorer siluman di Kabupaten Mimika mendapat perhatian serius dari Wakil Bupati Mimika, Johannes Rettob.

Penulis: Marselinus Labu Lela | Editor: Roy Ratumakin
Tribun-Papua.com/Marselinus Labu Lela
Wakil Bupati Mimika, Johannes Rettob mengungkapkan seleksi honorer Pemkab Mimika K2 formasi 600 telah diusulkan ke Badan Kepegawaian Negara (BKN) dan Kemenpan-RB melalui Kepala Kantor Regional IX Jayapura untuk diangkat sebagai calon pegawai negeri sipil (CPNS) masih bisa dibatalkan. 

Laporan Wartawan Tribun-Papua.com, Marselinus Labu Lela

TRIBUN-PAPUA.COM, TIMIKA – Seleksi honorer Pemkab Mimika K2 formasi 600 telah diusulkan ke Badan Kepegawaian Negara (BKN) dan Kemenpan-RB melalui Kepala Kantor Regional IX Jayapura untuk diangkat sebagai calon pegawai negeri sipil (CPNS) masih bisa dibatalkan.

Hal ini dikatakan Wakil Bupati Mimika, Johannes Rettob

Wabup Johannes Rettob memastikan, sebanyak 600 nama yang diusulkan dan diverifikasi tim BKN dan Kemenpan-RB belum ditetapkan Nomor Induk Pegawai (NIP).

Baca juga: Inilah Tuntutan Aliansi Honorer Mimika saat Datangi DPRD: Seleksi K2 Formasi 600 Ditinjau Ulang

"NIP belum ditetapkan, karena dari 29 kabupaten di Papua baru 11 Kabupaten yang telah mengusulkan nama- nama ke Menpan,” kata Wabup Johannes Rettob kepada Tribun-Papua.com, Jumat (22/7/2022).

Dikatakan, Kemenpan-RB bakal menunggu semua kabupaten memasukan data agar nantinya dikeluarkan formasinya.

 

 

Wabup Johannes Rettob mengaku telah menerima laporan dari Aliansi Honorer Kabupaten Mimika terkait kecurangan yang dilakukan oleh pejabat di Mimika dalam pengangkatan CPNS K2 formasi 600.

"Saya sudah lihat dan saya yakin memang itu tidak benar karena banyak kecurangan yang dilakukan dalam pengangkatan itu," ujarnya.

Halaman
12
Sumber: Tribun Papua
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved