Kekeringan di Lanny Jaya Papua

BREAKING NEWS: 4 Warga Meninggal Kelaparan di Kuyuwage Lanny Jaya, 548 Orang Terdampak Cuaca Ekstrem

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Papua mengirim tim tanggap darurat ke wilayah terdampa bencana tersebut.

Tribun-Papua.com/Istimewa
BENCANA- Ratusan warga Distrik Kuyawage, Kabupaten Lanny Jaya, Papua, mengalami kelaparan akibat tanaman pangan di kebun mereka mengalami kerusakan. Empat orang dilaporkan meninggal. Kondisi ini disebabkan fenomena alam embun beku sejak 1 Juni 2022. 

TRIBUN-PAPUA.COM, JAYAPURA - Empat orang warga warga Distrik Kuyuwage di Kabupaten Lanny Jaya, Papua dilaporkan meninggal dunia akibat kelaparan.

Sebanyak 548 warga lainnya terdampak cuaca ekstrem berupa embun es yang menyebabkan perkebunan warga rusak.

Hal itu pun membuat gagal panen dan warga terancam kelaparan.

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Papua mengirim tim tanggap darurat ke wilayah terdampa bencana tersebut.

"Kami akan mengirim tim tanggap darurat untuk mengecek secara langsung laporan tersebut, yang mana atas insiden itu 4 orang warga meninggal dunia," kata Kepala BPBD Provinsi Papua Willem Manderi kepada awak media,  termasuk Tribun-Papua.com di Jayapura, Rabu (3/8/2022).

Baca juga: Distrik Kuyawage Lanny Jaya Alami Embun Beku Sebulan, Tanaman Rusak hingga Warga Sempat Kelaparan

Manderi mengatakan, sejak dua pekan terakhir warga Kuyuwage Lanny Jaya telah terdampak cuaca ekstrim, dan gagal panen.

"Warga setempat mulai kelaparan. Karena perkebunan milik warga rusak parah," ujarnya.

Hingga kini Pemerintah Kabupaten Lanny Jaya sudah mengirim bantuan bahan makanan bagi warga terdampak.

"Sementara Pemerintah Provinsi Papua telah mengirim tim tanggap darurat hari ini," katanya.

Baca juga: Mahasiswa Lanny Jaya Galang Bantuan Untuk Warga Distrik Kwiyawage Alami Kekeringan

Manderi berharap, tim yang diterjunkan segera tiba di lokasi.

Diketahui, menuju Distrik Kuyuwage ditempuh menggunakan transportasi udara dan dilanjutkan dengan berjalan kaki selama dua jam. (*)

Sumber: Tribun Papua
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved