Pemekaran Papua

Ingin OAP Jadi Pj Gubernur 3 Provinsi Baru di Papua, MRP Singggung Pro Kontra DOB yang Masih Terjadi

Majelis Rakyat Papua (MRP) menyarankan pemerintah agar menunjuk orang asli Papua (OAP) sebagai penjabat gubernur tiga provinsi baru Papua.

Tribun-Papua.com/Hendrik Rewapatara
Ketua Majelis Rakyat Papua (MRP) Timotius Murib saat diwawancarai awak media - Majelis Rakyat Papua (MRP) menyarankan pemerintah agar menunjuk orang asli Papua (OAP) sebagai penjabat gubernur tiga provinsi baru Papua. 

TRIBUN-PAPUA.COM - Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) diminta menunjuk orang asli Papua (OAP) sebagai penjabat gubernur tiga provinsi baru Papua.

Saran tersebut disampaikan oleh Majelis Rakyat Papua (MRP).

Ketua MRP Timotius Murib menyinggung soal potensi gejolak akibat pembentukan daerah otonomi baru atau DOB di Papua.

Ia menilai pemerintah harus mengantisipasi potensi gejolak mulai dari pro-kontra pemilihan ibu kota hingga pro-kontra siapa penjabat gubernurnya.

Baca juga: Mendagri Usulkan Nama Calon Pj Gubernur di 3 DOB Papua ke Maruf Amin, Jubir Wapres: Belum Final

Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Hasyim Asy'ari (kanan) bersiap menerima dokumen himpunan keputusan Majelis Rakyat Papua (MRP) dari Ketua MRP Timotius Murib (kiri) saat audiensi terkait Pemilu dan Pilkada Papua di Kantor KPU, Jakarta, Selasa (2/8/2022). Dalam pertemuan tersebut MRP meminta kepastian hukum soal pembentukan partai lokal, khususnya di wilayah Papua, serta meminta KPU untuk turut mendorong warga asli Papua segera melakukan rekaman E-KTP supaya bisa terdaftar sebagai pemilih dalam Pemilu dan Pilkada 2024 mendatang.
Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Hasyim Asy'ari (kanan) bersiap menerima dokumen himpunan keputusan Majelis Rakyat Papua (MRP) dari Ketua MRP Timotius Murib (kiri) saat audiensi terkait Pemilu dan Pilkada Papua di Kantor KPU, Jakarta, Selasa (2/8/2022). Dalam pertemuan tersebut MRP meminta kepastian hukum soal pembentukan partai lokal, khususnya di wilayah Papua, serta meminta KPU untuk turut mendorong warga asli Papua segera melakukan rekaman E-KTP supaya bisa terdaftar sebagai pemilih dalam Pemilu dan Pilkada 2024 mendatang. (TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN)

"Jika pemerintah ingin menunjuk pejabat sementara gubernur maka sebaiknya sosok tersebut merupakan orang asli Papua," kata Murib dalam keterangan tertulis, usai menemui Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian di Komplek Widya Chandra, Jakarta Selatan, Selasa, (2/8/2022).

Pertemuan itu juga dihadiri Wakil Ketua I MRP Yoel Luis Mulait, Koordinator Tim Kerja Otsus MRP Benny Sweny, dan Direktur Amnesty Internasional Indonesia Usman Hamid.

Sementara itu, Tito didampingi sejumlah pejabat Kementerian Dalam Negeri, antara lain Wakil Mendagri John Wempi Wetipo, Sekretaris Jenderal Kemdagri Suhajar Diantoro dan Inspektur Jenderal Kemdagri Irjen Tomsi Tohir Balaw.

MRP beranggapan, penjabat gubernur yang diisi oleh OAP akan setidaknya menjaga semangat otonomi khusus dan afirmasi negara terhadap hak-hak OAP.

Baca juga: 3 Sosok OAP Ini Diusulkan jadi Pj Gubernur DOB Papua, Komarudin Watubun: Perlu Pertimbangan Khusus

”Jika yang ditunjuk adalah pejabat gubernur adalah pejabat dari luar Papua, maka langkah itu dapat semakin mengurangi rasa kepemilikan orang asli Papua atas kebijakan DOB yang masih menuai pro dan kontra hingga kini," ungkap Yoel dalam keterangan yang sama.

"Kami di bawah ini merasakan langsung gejolak masyarakat di level bawah. Mohon perhatian serius pemerintah pusat,” kata dia. 

Mendagri Sudah Setor Sejumlah Nama ke Wapres

Sementara itu, Juru Bicara Wakil Presiden Masduki Baidlowi menyebut Mendagri Tito Karnavia sudah melaporkan sejumlah nama yang akan menjadi penjabat gubernur di tiga provinsi baru di Papua kepada Wakil Presiden Ma'ruf Amin.

Kendati demikian, ia enggan menyebut siapa saja nama-nama yang diusulkan oleh Tito Karnavian ke Ma'ruf Amin.

Masduki menegaskan, nama-nama yang dilaporkan itu sifatnya belum final karena baru sebatas masukan.

Halaman
12
Sumber: Kompas.com
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved