Kongres Masyarakat Adat

Dinkes Jayapura Bakal Lakukan Penyemprotan Malaria dan DBD sebelum Kongres Masyarakat Adat 

Penyemprotan kami lakukan 1 minggu 3 kali mulai awal September, juga bakal dilakukan kerja bakti rutin di semua lokasi para tamu menginap

Penulis: Calvin Louis Erari | Editor: M Choiruman
Tribun-Papua
PENYEMPROTAN – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Jayapura akan melakukan penyemprotan massal untuk mencegah malaria dan Demam Berdarah Dengue (DBD) untuk memberikan rasa aman dan nyaman peserta Kongres Masyarakat Adat Nusantara VI. 

Laporan Wartawan Tribun-Papua.com, Calvin Louis Erari 

TRIBUN-PAPUA.COM, JAYAPURA – Berbagai persiapan untuk menyukseskan Kongres Masyarakat Adat Nusantara VI (KMAN VI) terus dilakukan Pemkab Jayapura, Provinsi Papua.

Selain menyiapkan sarana dan prasarana, Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Jayapura juga akan melakukan penyemprotan massal untuk mencegah malaria dan Demam Berdarah Dengue (DBD) sebelum Kongres Masyarakat Adat Nusantara dimulai.

Dinkes Kabupaten Jayapura Terjunkan 12 Tim Kesehatan Kawal Peserta KMAN Ke-VI   

Rencananya, penyemprotan malaria dan DBD itu dilakukan Dinkes Kabupaten Jayapura sebelum ribuan masyarakat adat yang menjadi peserta kongres tiba di Bumi Kenambai-Umbai. Termasuk tetap menyediakan obat malaria di posko Kesehatan.  

Kepala Bidang Pencegahan dan Penanggulangan Penyakit, Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Jayapura, Provinsi Papua, Pungut Sunarto mengatakan, saat Kongres Masyarakat Adat Nusantara nanti, pihaknya melakukan pencegahan di seluruh kampung yang menjadi tempat penginapan maupun kegiatan para peserta kongres.

Dinkes Kabupaten Jayapura Jamin Stok Obat Malaria Aman saat KMAN Ke-VI 

"Pokoknya kami berusaha memberikan yang terbaik dan masyarakat adat yang menjadi peserta maupun pengunjung kongres merasa aman dan nyaman. Tidka takut kena malaria dan DBD,” terangnya.

Hal itu dilakukan pihaknya, karena selama ini masyarakat dari luar Papua masih berpikir, kalau Provinsi Papua ini masih banyak malaria.

Oleh karena itu, agar para peserta Kongres Masyarakat Adat merasa nyaman dan tenang mengikuti acara di Kabupaten Jayapura, pihaknya sudah menyiapkan serangkaian program pembasmian malaria dan nyamuk DBD.

Dinkes Kabupaten Jayapura Dukung Kongres AMAN, Siapkan Tim Kesehatan hingga Cegah Malaria

"Semua ini akan kami lakukan 1 minggu 3 kali mulai awal September, dan juga bakal dilakukan kerja bakti rutin di semua lokasi para tamu menginap," kata Pungut. 

Termasuk yang tak kalah pentingnya adalah, Dinkes Kabupaten Jayapura juga akan membagikan kelambu di setiap rumah yang menjadi tempat para tamu Kongres Masyarakat Adat menginap. 

"Semoga upaya yang akan kami lakukan itu benar-benar membuahkan hasil, dan peserta Kongres Masyarakat Adat juga benar-benar nyaman dan betah mengikuti kegiatan sampai selesai,” tandasnya. (*)

Sumber: Tribun Papua
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved