Kasus Irjen Ferdy Sambo

Ketua Kompolnas Bantah Dapat Imbalan dari Ferdy Sambo: Saya Tak Pernah Komunikasi dengan Dia

Ketua Kompolnas tepis tudingan yang sebut dirinya dapat imbalan dari Irjen Ferdy Sambo terkait kasus pembunuhan Brigadir J.

Tribunnews.com/ Igman Ibrahim
Ketua Harian Kompolnas Benny Mamoto seusai gelar perkara kasus Brigadir J bersama kuasa hukum Brigadir J dan Bareskrim Polri di Mabes Polri, Jakarta Selatan pada Rabu (20/7/2022) - Ketua Kompolnas tepis tudingan yang sebut dirinya dapat imbalan dari Irjen Ferdy Sambo terkait kasus pembunuhan Brigadir J. 

TRIBUN-PAPUA.COM - Ketua Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas) Benny Mamoto menepis tudingan yang menyebut dirinya mendapat imbalan dari Irjen Ferdy Sambo terkait kasus pembunuhan Brigadir J atau Brigadir Nofriansyah Yoshua Hutabarat.

Benny mengaku tidak pernah bertemu dan berkomunikasi dengan Ferdy Sambo setelah peristiwa pembunuhan Brigadir J terjadi.

"Saya tidak pernah komunikasi dengan Ferdy Sambo dalam urusan ini sampai dengan saat ini, kemudian saya tidak pernah urusan dengan dia, yang lalu sebatas pada urusan kedinasan saja waktu kasus Brotoseno. Sudah sampai situ, tidak ada deal-deal apapun," kata Benny di acara Rosi Kompas TV, Kamis (11/8/2022).

Baca juga: LPSK Pernah Disodori 2 Amplop Tebal dari Bapak setelah Bertemu Ferdy Sambo: Langsung Kami Tolak

Kadiv Propam non aktif Irjen Pol Ferdy Sambo tiba di gedung Bareskrim Polri untuk menjalani pemeriksaan di Jakarta, Kamis (4/8/2022). Irjen Pol Ferdy Sambo akan diminta keterangan oleh tim khusus bentukan Kapolri terkait kasus kematian ajudannya, Nofriansyah Yosua Hutabarat atau Brigadir J yang tewas di rumah dinasnya pada 8 Juli 2022 lalu.
Kadiv Propam non aktif Irjen Pol Ferdy Sambo tiba di gedung Bareskrim Polri untuk menjalani pemeriksaan di Jakarta, Kamis (4/8/2022). Irjen Pol Ferdy Sambo akan diminta keterangan oleh tim khusus bentukan Kapolri terkait kasus kematian ajudannya, Nofriansyah Yosua Hutabarat atau Brigadir J yang tewas di rumah dinasnya pada 8 Juli 2022 lalu. (TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN)

Dalam acara tersebut, Benny juga mengatakan bahwa Ferdy Sambo disebut sempat menangis di hadapan anggota Kompolnas Poengky Indarti beberapa hari setelah pembunuhan Brigadir J 

Peristiwa itu terjadi ketika Irjen Ferdy Sambo menghubungi Poengky dan waktu untuk bertemu.

Saat keduanya bertemu, Irjen Sambo justru menangis di hadapan Poengky.

"Beliau (Poengky) datang kemudian ketemu, yang bersangkutan (Sambo) nangis-nangis curhat seperti ceritanya itu," kata Benny.

Baca juga: Ditetapkan Jadi Tersangka, Ini 3 Peran Ferdy Sambo dalam Kasus Pembunuhan Brigadir J

Setelah itu, Poengky pun melaporkan pertemuannya dengan Sambo ke Benny maupun Menteri Koordinator Politik, Hukum, dan Keamanan Mahfud MD.

Menurut Benny, tak ada yang salah dari kedatangan Poengky yang menemui Sambo tidak didasari oleh hubungan dinas.

Ia mengatakan, saat ditelepon, Poengky pun belum mengetahui peristiwa pembunuhan Brigadir J di rumah dinas Sambo.

"Itu diketahui Bu Poengky setelah ketemu, bukan di telepon ngomong 'saya ada masalah ini, tolong ke sini', tidak. Bu Poengky setengah kejebak dong karena tidak tahu masalah, disuruh datang begitu saja," kata dia. (*)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul Ferdy Sambo Disebut Menangis di Hadapan Anggota Kompolnas Setelah Pembunuhan Brigadir J

Sumber: Kompas.com
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved