Kabar Duka

KABAR DUKA, Wartawan Senior di Timika, Yulius Otovianus Lopo Tutup Usia

Bapak mengeluh jantungnya sakit dan sesak napas pukul 15.00 WIT. Makanya pukul 17.00 WIT, saya dan tante langsung mengantarnya ke rumah sakit

Penulis: Marselinus Labu Lela | Editor: M Choiruman
ISTIMEWA
KABAR DUKA - Jurnalis senior di Kota Timika, Yulius Oktovianus Lopo meninggal dunia saat menjalani perawatan medis di RSUD Timika, Kabupaten Mimika, Provinsi Papua, Sabtu (27/8/2022) malam. 

Laporan Wartawan Tribun-Papua.com, Marselinus Labu Lela

TRIBUN-PAPUA.COM, TIMIKA - Kabar duka menyelimuti kalangan jurnalis di Kabupaten Mimika. Wartawan senior, Yulius Oktovianus Lopo (58 tahun) tutup usia saat menjalani perawatn medis di RSUD Mimika, Sabtu (27/8/2022) malam karena sakit dideritanya cukup lama.

YPMAK dan YPPK Monitoring SD dan Taman Kanak-kanak YPPK Tillemans Tipuka Mimika

Kabar duka tersebut dengan cepat beredar melalui jejaring sosial maupun pesan pendek. Maklum saja, almarhum termasuk wartawan senior di beberapa media cetak di Nusa Tenggara Timur (NTT) maupun di wilayah Papua, tepatnya di Kota Timika.

Bahkan saat ini almarhum menjadi pemimpin redaksi (Pemred) salah satu media di Kota Timika bernama salampapua.com.

"Bapak mengeluh jantungnya sakit dan sesak napas pukul 15.00 WIT. Makanya pukul 17.00 WIT, saya dan tante langsung mengantarnya ke rumah sakit,” kata salah satu putri almarhum, Indah kepada Tribun-Papua.com.

Staf Khusus Presiden Jokowi Kagum Melihat Potensi Anak-anak di Mambruk Models Mimika

Sementara itu, Direktur Surat Kabar Harian Timika eXprees (Timex) juga merupakan wartawan senior di Timika, kerabat dekat almarhum yang sekaligus Ketua Ikatan Keluarga Flobamora Kabupaten Mimika, Marthen LL Moru menuturkan, almarhum Yulius merupakan salah satu jurnalis paling senior di Kota Timika.

Dirinya mulai meniti karier di dunia media di Timik sejak 2000. Sebelumnya Yulius pernah bergabung di Indopersda (sekarang Tribun Network Kelompok Kompas Gramedia) di Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT) dengan posisi sebagai manajer produksi.

Rumah Kopi Amungme Bagian Upaya PT Freeport Indonesia Sejahterakan Petani Kopi di Mimika

Selanjutnya, pindah ke Bandung dan menjadi Pimred Metro Bandung, kemudian pindah lagi ke Timika.

"Waktu Yulius keluar dari Metro Bandung, kami sama-sama pindah ke Timika pada Juli 2000,” kenang Marthen.

Pada saat itu, almarhum bergabung di Timika Pos, kemudian bergabung di TimeX. Dirinya juga pernah membentuk media Televisi yaitu Golden TV, kemudian bergabung ke Salampapua.com hingga tutup usia.

Halaman
12
Sumber: Tribun Papua
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved