Kasus Mutilasi di Mimika Diduga Libatkan Oknum TNI, Korban Datangi Pelaku untuk Beli Senjata

Direskrimum Polda Papua mengatakan, korban kasus mutilasi di Mimika mendatangi para pelaku untuk membeli senjata api.

Tribun-Papua.com/Raymond Latumahina
Direskrimum Polda Papua, Kombes Pol Faizal Ramadhani - Direskrimum Polda Papua mengatakan, korban kasus mutilasi di Mimika mendatangi para pelaku untuk membeli senjata api. 

TRIBUN-PAPUA.COM - Empat orang menjadi korban mutilasi di Kabupaten Mimika, Papua.

Pelaku berjumlah sembilang orang dan diduga ada keterlibatan oknum anggota TNI.

Informasi mengenai dugaan adanya keterlibatan oknum TNI dalam kasus tersebut dibenarkan oleh Kepala Penerangan Kodam XVII/Cenderawasih, Letkol Kav Herman Taryawan.

Sementara itu, Direskrimum Polda Papua, Kombes Faizal Ramadhani mengatakan, korban mendatangi para pelaku untuk membeli senjata api.

Baca juga: Kapendam Cenderawasih Benarkan Adanya Dugaan Keterlibatan 6 Oknum TNI dalam Kasus Mutilasi di Mimika

Ilustrasi garis polisi
Ilustrasi garis polisi (capitalfm.co.ke)

Faizal menjelaskan, para pelaku dan korban bertemu di SP 1, Distrik Mimika Baru, pada 22 Agustus 2022 sekira pukul 21.50 WIT, tak lama sebelum pembunuhan terjadi.

"Keempat korban dipancing oleh pelaku untuk membeli senjata jenis AK 47 dan FN seharga Rp 250 juta," kata Faizal, seperti dilansir Kompas.com.

Korban Dimasukkan ke Dalam Karung

Usai membunuh, para pelaku memasukkan keempat jenazah ke dalam mobil korban untuk nantinya dibuang ke Sungai Kampung Pigapu, Distrik Iwaka.

"Sebelum dibuang (ke sungai), keempat korban semuanya dimutilasi dan dimasukan ke dalam enam karung," ujar Faizal.

Baca juga: Tembak Sejumlah Kucing di Lingkungan Sesko TNI Bandung Pakai Senapan Angin, Ini Alasan Brigjen NA

Setelah membuang korban ke sungai, para pelaku kemudian membakar mobil yang disewa korban di kawasan Jalan Galian C Kali Iwaka.

Halaman
123
Sumber: Kompas.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    Tribun JualBeli
    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved