Selasa, 28 April 2026

Info YPMAK

YPMAK Kunjungi Penerima Beasiswa di API Banyuwangi, Direktur: Kami Yakin Lulus Mendapat Pekerjaan

YPMAK tentu mendapat lulusan terbaik di bawah naungan API dan terus mendorong mahasiswa ketika lulus sampai mendapatkan pekerjaan

Penulis: Marselinus Labu Lela | Editor: M Choiruman
Tribun-Papua.com
FOTO BERSAMA - Tim Monev YPMAK foto Bersama dengan penerima beasiswa saat melakukan kunjungan ke Akademi Penerbang Indonesia Banyuwangi, Jumat (23/9/2022). 

Laporan Wartawan Tribun-Papua.com, Marselinus Labu Lela

TRIBUN-PAPUA.COM, TIMIKA- Yayasan Pemberdayaan Masyarakat Amungme dan Kamoro (YPMAK) selaku pengelola dana kemiteaan PT Freeport Indonesia (PTFI) melakukan monotoring dan evaluasi (Monev) bersama Akademi Penerbang Indonesia (API) Banyuwangi.

Kegiatan dilaksanakan di ruang rapat API Banyuwangi, Provinsi Jawa Timur, Jumat (23/9/2022) yang dihadiri tim Monev YPMAK dan pihak API Banyuwangi, Provinsi Jawa Timur.

Baca juga: YPMAK Gelar Monev di Universitas Negeri Malang, Kristianus: Beasiswa Hanya 5 Tahun

"Kami sangat senang menerima kunjungan YPMAK. Apalagi sudah menjalain kerja sama sejak 2017,” kata Direktur API Banyuwangi, Capt Daniel Dewantoro Rumoni kepada Tribun-Papua.com, Jumat (23/9/2022).

Lebih lanjut dia menuturkan, pihaknya memberikan pelayanan terbaik untuk peserta penerima beasiswa yang menjalani Pendidikan di API Banyuwangi tersebut.

“Jika ada yang kurang tolong diberikan evaulasi dan monitoring agar pelayanan yang kami berikan tetap prima," pintanya.

Daniel mengungkapkan, kerja sama pelatihan dan operasi pesawat udara dan untuk mahasiswa diploma dan non diploma akan terus dikembangkan oleh API Banyuwangi, Provinsi Jawa Timur.

"YPMAK tentu mendapat lulusan terbaik di bawah naungan API dan terus mendorong mahasiswa ketika lulus sampai mendapatkan pekerjaan," ungkapnya.

Ia menyebut, berdasarkan informasi kuaota beasiwa YPMAK hanya 3.000 dan tidak ditambah. 

Baca juga: Peserta Beasiswa, Deminus Teus Wenda: Terima Kasih YPMAK!

"Ini satu tantangan kami berusaha sekerasnya menciptakan peluang baru di tempat kerja baru. Kami juga akan bertanggungjawab setelah mereka menyelesaikan studi agar bisa disalurkan ke intsatasi sesuai skil dimiliki masing-masing individu," bebernya.

Lebih lanju Daniel menjelaskan, saat ini banyak pilot menggagur yang hampir di seluruh Indonesia.  Lanjutnya, di API sendiri memiliki opereter pesawat udara dan bandara. Untuk opereter bandara itu bukan hanya di Angkasa Pura namun ada bandara juga di laut.

Lanjutnya, banyak potensi di Papua menciptakan bandara perairan dan menciptakan lapangan kerja untuk mengangkat ekonomi daerah tersebut.

Baca juga: Tim Monev YPMAK Sambangi Peserta Beasiswa Kategori Umum di Surabaya

"Jadi penerapan tenaga kerja akan membuat masif untuk perkembangan ekonomi di Papua," pungkasnya.

Sementara Wakil Direktur Grant Making YPMAK, Yohan Wambrauw  mengungkapkan pertemuan dengan API Banyuwangi di Provinsi Jawa Timur merupakan kesempatan yang sangat berharga.

"Kami hadir dengan tujuan untuk melihat dan mendengar apa yang sudah dilakukan, juga rencana pengembangan pelayanan peserta beasaiswa YPMAK hingga dunia kerja nantinya," ucapnya.

Sumber: Tribun Papua
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved