Kongres Masyarakat Adat

Siap Sambut KMAN, Kampung Yokiwa Rampungkan Fasilitas Ibadah

Warga kampung juga akan menyiapkan satu bangunan untuk dijadikan mushala yang sudah dilengkapi dengan sarana Mandi Cuci Kakus (MCK) dan air bersih.

istimewa
Gereja Patmos Yokiwa di Kampung Yokiwa, Distrik Sentani yang jadi salah satu tempat ibadah pada Kongres Masyarakat Adat Nusantara ke VI 

TRIBUN-PAPUA.COM, SENTANI – Sejumlah kampung di Kota dan Kabupaten Jayapura bakal menjadi lokasi menginap dan sarasehan pada Kongres Masyarakat Adat Nusantara ke-VI (KMAN VI) kini ramai-ramai berbenah diri.

Pelaksana Tugas Ondofolo, Arnold Awoitauw, mengatakan khusus untuk sarana ibadah, selain ada dua gedung gereja yang berada di Kampung Adat Yokiwa, yaitu Gereja GKI Patmos Yokiwa, dan Gereja GIDI Elohim.

Arnold menjelaskan warga kampung juga akan menyiapkan satu bangunan untuk dijadikan mushala yang sudah dilengkapi dengan sarana Mandi Cuci Kakus (MCK) dan air bersih.

“Kami sadar, bahwa peserta kongres yang akan datang ini sebagian besar beragama muslim yang selalu melasanakan sholat lima waktu, sehingga untuk sarana ibadah, tidak usah ragu. Kami akan mempersiapkannya."

Baca juga: Tak Ada Jalur Darat, Kampung Dondai Siapkan 13 Perahu Motor Tempel Layani Peserta KMAN

"Kami sangat menghargai semua agama ungkap,” kata Arnold yang juga sebagai Koordiantor KMAN Kampung Adat Yokiwa.

Sementara itu, Barnabas Awoitauw yang juga sebagai tokoh adat di Kampung Yokiwa mengatakan bahwa berbagai persiapan kongres pihaknya terus melengkapi dan berbenah agar tamu merasa nyaman.

“Kami masih akan koordinasi dengan panitia lokal untuk menyiapkan karpet di mushala,”tutupnya.

Sekadar informasi, ada 24 sarasehan yang meliputi isu-isu tentang hak atas wilayah adat, manusia, serta isu tentang hak atas wilayah adat, manusia, serta tanah dan sumber daya alam. (*) 

Sumber: Tribun Papua
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved