Ungkap Alasan Tak Usung Ganjar Jadi Capres, Nasdem Singgung Sikap Politik Gubernur Jateng

Wasekjen Nasdem Hermawi Taslim membeberkan alasan mengapa partainya memilih tak mengusung Ganjar Pranowo sebagai capres 2024.

(Dok. Humas Jateng)
Gubernur Jawa Tengah (Jateng) Ganjar Pranowo menggandeng generasi muda sambut Hari Lahir Pancasila dengan adakan serangkaian kegiatan satu bulan penuh dengan tema Bulan Pancasila, Rabu (1/6/2022) - Wakil Sekretaris Jenderal (Wasekjen) Nasdem Hermawi Taslim membeberkan alasan mengapa partainya memilih tak mengusung Ganjar Pranowo sebagai capres 2024. 

TRIBUN-PAPUA.COM - Gubernur Jawa Tengah (Jateng), Ganjar Pranowo tak jadi diusung Partai Nasdem sebagai capres di Pilpres 2024 meski masuk bursa bakal capres partai tersebut.

Nasdem diketahui memilih Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan sebagai capres yang diusung partainya di Pilpres 2024.

Wakil Sekretaris Jenderal (Wasekjen) Nasdem Hermawi Taslim membeberkan alasan mengapa partainya memilih tak mengusung Ganjar Pranowo sebagai capres 2024.

Hermawi mengatakan, ketidakjelasan sikap politik Ganjar Pranowo lah yang menjadi penyebab utamanya.

Baca juga: Nasdem Deklarasikan Anies Baswedan Jadi Capres 2024: Kami Mencari yang Terbaik

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dan Ketua Umum Partai Nasdem Surya Paloh dalam pengumuman deklarasi Capres 2024 di Nasdem Tower, Gondangdia, Jakarta Pusat, Senin (3/10/2022).
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dan Ketua Umum Partai Nasdem Surya Paloh dalam pengumuman deklarasi Capres 2024 di Nasdem Tower, Gondangdia, Jakarta Pusat, Senin (3/10/2022). ((KOMPAS.com/ADHYASTA DIRGANTARA))

“Bukan tidak ada balasan (dari Ganjar), tidak ada kejelasan kapan (memutuskan). (Padahal Partai Nasdem) harus kejar deadline biar jelas,” ucap Hermawi pada wartawan, Rabu (5/10/2022).

Hermawi menyampaikan, Partai Nasdem tak bisa menunggu sikap politik Ganjar. Sehingga, Nasdem memilih mengambil sikap untuk mengusung Anies.

“Karena kita berkejaran dengan waktu, kita sangsi apakah beliau (Ganjar) punya sikap yang teguh. Kan sebenarnya tinggal dijawab diplomatis saja, itu sebenarnya memuaskan kita tapi tidak ada jawaban sama sekali,” paparnya.

“Sekarang kita melangkah ke depan, kita sudah punya capres, kita harapkan dalam waktu dekat partai koalisi kita mengikuti jejak kita,” tuturnya.

Baca juga: Pengamat Sebut Duet Anies-AHY Punya Prospek Menjanjikan jika Diusung Demokrat-Nasdem-PKS

Di sisi lain ia mengklaim masih terbuka kemungkinan untuk mengusung Ganjar, tapi pada posisi calon wakil presiden (cawapres).

Namun keputusan itu tak bisa ditentukan hanya oleh Partai Nasdem, tapi juga oleh Anies Baswedan.

Pasalnya Surya Paloh telah memberikan hak prerogatif pada Anies untuk menentukan cawapresnya sendiri.

“Tergantung nanti pembicaraan, tergantung persetujuan Anies terutama,” tandasnya.

Diketahui Ganjar, Anies dan Panglima TNI Andika Perkasa adalah tiga kandidat capres yang diusulkan dalam Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Partai Nasdem pertengahan Juni lalu.

Kurang lebih empat bulan setelahnya, Surya Paloh menunjuk Anies sebagai capres yang diusung.

Baca juga: PSI Gaet Ganjar Capres 2024, PDI Perjuangan Bereaksi Keras: Permisi Dulu Bila Pinang Anak Orang

Halaman
12
Sumber: Kompas.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved