Sabtu, 18 April 2026

KKB Papua

Sepanjang 2022, Kasus KKB di Papua Mengalami Penurunan

Dalam refleksi tersebut, Polda Papua merilis beberapa laporan yang terjadi di sepanjang tahun 2022, di antaranya terkait KKB Papua.

Penulis: Yohanes Musanus Palen | Editor: Gratianus Silas Anderson Abaa
Tribun-Papua.com/ Raymond
Kapolda Papua, Irjen Pol Mathius Fakhiri (tengah) memimpin Refleksi Akhir Tahun di Mapolda Papua, Kota Jayapura, Rabu (28/12/2022). Polda Papua mencatat adanya penurunan kasus aksi Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) selama tahun 2022 ini. 

Laporan wartawan Tribun-Papua.com, Raymond Latumahina

TRIBUN-PAPUA.COM, JAYAPURA - Polda Papua menggelar refleksi akhir tahun 2022, Rabu (28/12/2022).

Dalam refleksi tersebut, Polda Papua merilis beberapa laporan yang terjadi di sepanjang tahun 2022.

Hasilnya, beberapa kasus ada yang mengalami peningkatan serta penurunan.

Satu di antara yang mengalami penurunan adalah aksi Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB).

Pada tahun 2022 ini, Polda Papua mencatat KKB telah melakukan aksi sebanyak 90 kasus di sejumlah wilayah.

Sejumlah wilayah tersebut antara lain di Kabupaten  Yahukimo, Intan Jaya, Puncak, dan Puncak Jaya.

Baca juga: Polda Papua: Gangguan Kamtibmas Meningkat di 2022

Kemudian di Kabupaten Nduga, Pegunungan Bintang, Yalimo, Jayawijaya, serta Kepulauan Yapen.

Jumlah ini mengalami penurunan sejumlah 16 kasus dibanding tahun 2021 lalu.

Sedangkan pada tahun 2021 sebelumnya, Polda Papua melaporkan adanya 106 kasus aksi KKB.

Baca juga: Hadapi Pemilu 2024, Dirpamobvit Polda Papua Cek Kesiapan Polres Nduga

Dari 90 kasus KKB yang terjadi di tahun 2022 ini, tercatat 14 anggota TNI, 4 Polri, dan 39 masyarakat meninggal dunia.

Kapolda Papua, Irjen Pol Mathius D Fakhiri, mengatakan KKB masih menjadi ancaman yang menimbulkan ketakutan bagi masyarakat.

"Aparat keamanan tetap mengedepankan pendekatan kesejahteraan dalam penanganan KKB," kata Irjen Pol Mathius D Fakhiri, Rabu (28/12/2022).

Baca juga: Polda Papua Buka 44 Gerai Vaksin, Mathius D Fakhiri: Per Hari 1.500 Orang  

Maka dari itu, Kapolda Papua meminta para Bupati, SKPD, dan DPRD untuk tampil di depan demi menjamin keamanan masyarakat.

Dirinya berharap, kehadiran dan peran dari Pemerintah Daerah (Pemda) bisa membuat masyarakat tidak merasa canggung terlibat dalam kegiatan Kepolisian.

"Polda Papua memaksimalkan upaya pendekatan  yang lebih humanis yang diharapkan bisa menjawab berbagai permasalahan," pungkasnya. (*)

Sumber: Tribun Papua
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved