ypmak
Yayasan Pemberdayaan Masyarakat Amungme dan Kamoro (YPMAK)

Upaya Pembebasan Pilot Susi Air

Warga Aktif Beri Informasi Keberadaan KKB, Ini Kata Danrem 172 /PWY

"Masyarakat tidak boleh takut untuk melaporkan keberadaan KKB,” kata Sembiring dalam keterangan tertulisnya yang diterima Tribun-Papua.com.

Editor: Roy Ratumakin
Tribun-Papua
KETERANGAN - Komandan Korem (Danrem) 172/Praja Wira Yathi, Brigjen TNI JO Sembiring. 

TRIBUN-PAPUA.COM, JAYAPURA – Proses penangkapan terhadap satu di antara pentolan kelompok kriminal bersenjata (KKB) di Kabupaten Nduga beberapa waktu lalu adalah hasil laporan warga setempat.

Diketahui, pentolan KKB tersebut yaitu Yonce Lokbere (YL) yang ditangkap pada, Rabu (5/4/2023).

Yonce lahir pada 1 Desember 1991 di Kampung Ardeak, Distrik Kenyam, Kabupaten Nduga, Papua Pegunungan merupakan anak buah dari KKB pimpinan Egianus Kogoya.

Baca juga: TNI-Polri Tangkap Anak Buah KKB Egianus Kogoya: Pengepul Senjata dan Logistik

Menanggapi laporan warga tersebut, Danrem 172 /PWY, Brigjen TNI JO Sembiring pun memberikan apresiasi.

"Masyarakat tidak boleh takut untuk melaporkan keberadaan KKB,” kata Sembiring dalam keterangan tertulisnya yang diterima Tribun-Papua.com, Senin (10/4/2023).

Kata Sembiring, atas laporan warga tersebut, pihaknya berhasil mengamkan munisi, senjata, peralatan komunikasi dan dokumen-dokumen dari pihak KKB.

Pencarian Pilot Susi Air

JO Sembiring selaku Dankolaksops TNI yang memimpin operasi pencarian pilot Susi Air mengatakan, hingga kini pihaknya masih terus melakukan pencarian terhadap pilot tersebut.

"Semua kegiatan ini memerlukan waktu yang tidak singkat karena kita memprioritaskan keselamatan Pilot sebagai yang utama," tegasnya.

Kata Sembiring, masyarakat jangan mudah terprovokasi dengan narasi yang dikembangkan Juru Bicara TPNPB-OPM Sebby Sambom di mana TNI dituduh melakukan operasi militer dalam pencarian Pilot Susi Air.

"Saya tegaskan bahwa hal tersebut tidak benar. Yang benar adalah kami lakukan selama ini adalah melakukan smart approach yaitu soft approach dan hard approach melalui negosiasi dan penegakan hukum yang dilakukan oleh tim gabungan,” ungkapnya.

Sejatinya, kata Sembiring, dalam pencarian Pilot Susi Air, dilakukan oleh tim gabungan yang terdiri dari TNI, Polri, BIN, BSSN dan stackeholder lainnya. (*)

Sumber: Tribun Papua
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved