Senin, 13 April 2026

Info Intan Jaya

Deteksi Dini Penderita ISPA di Intan Jaya, Ini yang Dilakukan Tim Kesehatan Polri

Personel Binmas Satgas Ops Rasaka Cartenz 2023 melaksanakan Program Keladi Sagu pada Selasa (18/7/2023) di Kampung Yokatapa, Distrik Sugapa.

Editor: Roy Ratumakin
Humas Polda Papua
Binmas Satgas Ops Rasaka Cartenz 2023 Polda Papua secara rutin melaksanakan Program Keladi Sagu (Kesehatan Lambang Diri Sehat Guna) di Kabupaten Intan Jaya, Papua Tengah. Program ini bertujuan memberikan pelayanan kesehatan terbaik secara gratis bagi masyarakat setempat. 

TRIBUN-PAPUA.COM, INTAN JAYA – Binmas Satgas Ops Rasaka Cartenz 2023 Polda Papua secara rutin melaksanakan Program Keladi Sagu (Kesehatan Lambang Diri Sehat Guna) di Kabupaten Intan Jaya, Papua Tengah.

Program ini bertujuan memberikan pelayanan kesehatan terbaik secara gratis bagi masyarakat setempat.

Personel Binmas Satgas Ops Rasaka Cartenz 2023 melaksanakan Program Keladi Sagu pada Selasa (18/7/2023) di Kampung Yokatapa, Distrik Sugapa, Kabupaten Intan Jaya.

Baca juga: Tim Keladi Sagu Sambangi Abe Pantai, Terima Keluhan Sakit ISPA dan Malaria

Program Keladi Sagu Rasaka Cartenz-2023 Wilayah Intan Jaya melibatkan beberapa personel penting, termasuk Bripda Aldrin T Wader sebagai Dokes (Dokter Kesehatan), Bripda Misael Duwitau, dan Bripda Randy Samban sebagai anggota dan operator.

AKP Langgeng Widodo, yang menjadi Kasubsatgas dalam kegiatan tersebut, menjelaskan bahwa program Keladi Sagu bertujuan untuk meningkatkan kesehatan masyarakat yang mengalami gangguan kesehatan, penyakit kulit, ISPA, dan Stunting. Sasarannya adalah warga yang terdampak oleh masalah-masalah tersebut.

 

 

"Hari ini kami menelusuri warga di Kampung Yokatapa dengan harapan dapat mengobati pasien yang menderita Penyakit Kulit, ISPA, Malaria, dan Stunting," kata AKP Langgeng sambil berkeliling mencari pasien di Yokatapa.

AKP Langgeng mengungkapkan, dari hasil pemeriksaan kesehatan di Yokatapa ditemukan 4 pasien yang mengalami penyakit Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA).

"Dari semua pasien yang mengeluhkan kesehatannya, terdapat satu pasien yang perlu penanganan lebih lanjut, yang bernama Yosepinus Duwitau. Beliau merasakan nyeri pada dada karena menderita ISPA," tambah AKP Langgeng.

Baca juga: Blusukan di Rumah Warga Mimika, Tim Kesehatan Keladi Sagu Obati Penderita Stunting dan ISPA

Sementara itu, Kasatgas Humas Ops Rasaka Cartenz 2023, Kombes Pol. Ignatius Benny Ady Prabowo mengatakan, pelaksanaan Program Keladi Sagu secara rutin akan memberikan manfaat positif bagi masyarakat, khususnya dalam bidang kesehatan.

“Kami berharap masyarakat dapat mengikuti pemeriksaan kesehatan secara rutin dalam Program Keladi Sagu. Tujuannya agar bisa mengantisipasi gangguan kesehatan yang diderita masyarakat sejak dini,” tutur Kasatgas Humas.

Ia menuturkan, Keladi Sagu merupakan salah satu upaya dari Satgas Rasaka Polda Papua untuk membantu pemerintah daerah setempat dalam peningkatan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) khususnya di bidang kesehatan.

“Salah satu dimensi untuk membentuk IPM adalah umur panjang dan hidup sehat.  Puncak, termasuk salah satu daerah dengan kategori IPM masih rendah yakni 47,79 berdasarkan data BPS pada tahun 2022,” ungkapnya. (*)

Sumber: Tribun Papua
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved