Rabu, 8 April 2026

YPMAK

YPMAK Kembali Kerja Sama dengan API Banyuwangi

Penandatanganan kerjasama kedua kalinya tersebut berlangsung di  Hotel Horison Ultima, Jalan Hasanudin, Timika, Papua Tengah, Rabu (6/9/2023).

Penulis: Marselinus Labu Lela | Editor: Gratianus Silas Anderson Abaa
Tribun-Papua.com/ Marcel
Tampak suasana penandatanganan kerja sama dari YPMAK dan API Banyuwangi di Hotel Horison Ultima Timika, Rabu (6/9/2023). 

Laporan Wartawan Tribun-Papua.com, Marselinus Labu Lela

TRIBUN-PAPUA.COM, TIMIKA-  Yayasan Pemberdayaan Masyarkat Amungme Kamoro (YPMAK) selaku pengelola dana kemitraan PT Freeport Indonesia (PTFI) dan Akademi Penerbang Indonesia (API) Banyuwangi (sekolah penerbangan) melakukan penandatangan kerja sama.

Penandatanganan kerjasama kedua kalinya tersebut berlangsung di  Hotel Horison Ultima, Jalan Hasanudin, Timika, Papua Tengah, Rabu (6/9/2023).

Hadir pada kesempatan tersebut yakni, Wadir Program dan Monev YPMAK, Nur Ihfa Karupukaro, Kepala Divisi Pendidikan, Fery Uamang, Direktur API, Daniel D. Rumani dan para staf YPMAK.

YPMAK, Nur Ihfa Karupukaro, Kepala Divisi Pendidikan, Fery Uamang mengatakan, penandatanganan kerja sama dengan API Banyuwangi ini merupakan kedua kalinnya dalam periode 5 tahun.

"Jadi pertama itu pada tahun 2018-2023 dan yang kedua pada tahun 2023-2028. Penandatanganan ini sudah dibahas sebelumnnya namun baru dilakukan di pertengahan 2023 ini," singkat Fery kepada Tribun-Papua.com.

Baca juga: OKIA Geruduk Kantor YPMAK di Timika Papua Tengah, Ada Apa?

Sementara Wadir Program dan Monev YPMAK, Nur Ihfa Karupukaro pada kesempatan itu berkata, penandatangan kerja sama ini merupakan kedua kalinya sejak tahun 2018 lalu dengan API Banyuwangi.

Angkatan Pertama YPMAK mengirim 5 orang anak, satu anak mengundurkan diri, 1 anak sudah menjadi pilot dan mengabdi di Mimika, yakni Jendri Romeo Alomang. Sementara, 3 lainnya, Mikel Waoteyao, Edison Natalio Mom dan Petrotinus Kum sudah lulus pada bulan September 2022 lalu dan dan saat ini sedang melakukan instrumen rating.

Angkatan kedua YPMAK juga mengirimkan lima anak, dalam perjalananya satu peserta beasiswa mengundurkan diri.

"4 anak angkatan kedua masih kuliah, 3 anak sudah lulus (angkatan kedua) dan saat ini sedang melakukan instrumen rating (Lisensi agar bisa menerbangkan pesawat pada siang dan malam hari dalam kondisi cuaca yang buruk misalnya mendung atau kabut)," kata Nur Ihfa.

Baca juga: OKIA Beri Aspirasi, Ini Tanggapan Direktur YPMAK Vebian Magal

Nur Ihfa percaya bahwa, anak-anak asli Mimika bisa belajar dengan baik untuk menjadi seorang pilot dan bisa bersaing dengan orang lain.

"Anak Amungme Kamoro juga bisa jadi pilot berkat kerja sama yang dibangun selama ini oleh YPMAK dan API Banyuwangi," tuturnya.

Di sisi lain, Direktur API, Daniel D. Rumani mengucapkan terima kasih kepada YPMAK karena telah mempercayai API Banyuwangi menjadi mitra kerja menyekolahkan anak-anak Mimika.

"Ini adalah kali kedua penandatanganan kerjasama antara YPMAK dan API Banyuwangi, di mana selama ini telah berjalan dengan baik dan menghasilkan anak-anak yang hebat di dunia penerbangan," katanya.

Lanjutnya, anak-anak yang menempuh pendidikan di API Banyuwangi terus diasah kualitas dan kemampuan serta bisa beradaptasi dengan lingkutan sekitar yang cukup ketat.

Sumber: Tribun Papua
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved