Palestina vs Israel
Mengenal IDF, Tentara Cadangan Israel Benteng Terakhir Setiap Perang: Sempat Pecah Tapi Kini Bersatu
Israel mengerahkan 300.000 tentara cadangan dalam beberapa hari untuk memerangi Hamas, pejuang militan Palestina.
TRIBUNNEWS.COM - Israel mengerahkan 300.000 tentara cadangan dalam beberapa hari untuk memerangi Hamas, pejuang militan Palestina.
Langkah itu diambil setelah pasukan Hamas menyerang secara mendadak Israel lewat jalur Gaza pada Sabtu, 7 Oktober 2023 .
Sehari setelahnya, Israel mengumumkan perang dan membalas serangan Hamas.
Serangan Palestina ini dilakukan mendadak, dan belum terjadi serangan sebrutal ini.
Tel Aviv menyetujui pemanggilan tambahan 60.000 tentara cadangan, meningkatkan jumlah total tentara yang dimobilisasi selama tiga hari terakhir menjadi 360.000 personel pada Senin (9/10/ 2023).
Baca juga: Pertamina Mulai Waspada Soal Dampak Perang Hamas vs Israel ke Indonesia
Lantas berapa jumlah tentara Israel saat ini?
Laporan Sputnik mencoba mengulas kekuatan militer Israel.
Ulasan tersebut menekankan catatan kalau di Israel, informasi terkait pertahanan tidak dipublikasikan secara resmi, sehingga data relevan apa pun hanya dapat diperoleh melalui sumber asing atau peneliti Israel.
Terbentuknya IDF, Tentara Pertahanan Israel
Pasukan Pertahanan Israel atau Israel Defense Forces (IDF) dibentuk pada tanggal 31 Mei 1948.
Korps tentara Israel ini terbentuk hanya dua minggu setelah deklarasi kemerdekaan negara tersebut.
Adapun elemen utama dari panduan pembentukan IDF adalah doktrin bahwa Israel tidak boleh kalah dalam satu perang pun.
Tujuan tersebut diperkirakan dapat dicapai hanya melalui strategi pertahanan yang memerlukan mobilisasi kekuatan besar secara cepat untuk mengatasi musuh.

Struktur IDF
IDF terdiri dari tiga cabang layanan: Angkatan Darat Israel, Angkatan Udara Israel, dan Angkatan Laut Israel.
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.