Palestina vs Israel
Israel Diwarning Presiden AS Pasca-pendudukan di Jalur Gaza
Perang kota yang akan dilakukan Israel ini bakalan menghancurkan tentara yahudi sendiri dan masyarakat Palestina yang tidak ikut-ikutan.
TRIBUN-PAPUA.COM – Presiden Amerika Serikat, Joe Biden mengungatkan Israel soal pendudukan terhadap jalur Gaza.
Menurut Joe Biden, hal tersebut adalah kesalahan besar.
Perang kota yang akan dilakukan Israel ini bakalan menghancurkan tentara yahudi sendiri dan masyarakat Palestina yang tidak ikut-ikutan.
Dikutip dari Al Jazeera, Presiden AS Joe Biden mengatakan dia mendukung penciptaan koridor kemanusiaan bagi orang-orang di Gaza untuk keluar dan bantuan dapat disalurkan.
Baca juga: KONFLIK Hamas-Israel, 2.835 Unit Tempat Tinggal Hancur: 423.378 Warga Gaza Mengungsi
Sementara The New York Times mengutip sebuah wawancara Biden dengan sebuah televisi meminta Israel untuk tidak menginvasi jalur Gaza.
Ini menjadi upaya publik pertama Biden yang signifikan untuk menahan sekutu Amerika tersebut setelah serangan Hamas yang menewaskan lebih dari 1.300 orang, termasuk setidaknya 29 orang Amerika.
Biden telah memberikan dukungan kuat kepada Israel sejak serangan 7 Oktober dan menolak mengkritik Israel atas serangan balasannya terhadap jalur Gaza, wilayah pesisir yang dikuasai Hamas, bahkan ketika para pejabat PBB telah memperingatkan akan adanya krisis kemanusiaan di sana.
Namun dalam wawancara terbarunya, dia memperingatkan terhadap pendudukan besar-besaran di Gaza.
“Saya pikir itu akan menjadi kesalahan besar,” kata Biden kepada “60 Minutes” di CBS dalam percakapan yang direkam pada hari Kamis dan disiarkan pada Minggu malam.
Baca juga: Mengenal IDF, Tentara Cadangan Israel Benteng Terakhir Setiap Perang: Sempat Pecah Tapi Kini Bersatu
“Begini, yang terjadi di Gaza, menurut saya, adalah Hamas dan elemen ekstrim Hamas tidak mewakili seluruh rakyat Palestina. Dan saya pikir merupakan suatu kesalahan jika Israel menduduki Gaza lagi.” Namun “mengusir para ekstremis” di sana, tambahnya, “merupakan persyaratan yang perlu.”
Komentar presiden tersebut muncul ketika dia mempertimbangkan apakah akan mengunjungi Israel dalam beberapa hari mendatang untuk menunjukkan solidaritas terhadap Israel yang masih belum pulih dari serangan Hamas.
Perdana Menteri Benjamin Netanyahu menyampaikan undangan tersebut kepada presiden pada akhir pekan, menurut seorang pejabat pemerintah, membenarkan laporan di televisi Israel, namun Biden belum memutuskan apakah akan hadir saat ini.
Baca juga: Pertamina Mulai Waspada Soal Dampak Perang Hamas vs Israel ke Indonesia
Dalam wawancara “60 Minutes”, Biden tidak secara eksplisit mengatakan apakah Israel harus mengirim pasukan darat ke Gaza untuk sementara.
