Festival Noken Papua
Tutup Festival Noken Papua di PYCH, Pj Gubernur Ridwan Rumasukun Borong Noken dan Kuliner UMKM
Festival Noken yang digagas Tribun-Papua.com, berkolaborasi dengan Octow Entertainment, itu digelar di Papua Youth Creative Hub (PYCH) Kota Jayapura.
Penulis: Hendrik Rikarsyo Rewapatara | Editor: Paul Manahara Tambunan
Laporan Wartawan Tribun-Papua.com, Hendrik Rewapatara
TRIBUN-PAPUA.COM, JAYAPURA - Penjabat (Pj) Gubernur Papua Ridwan Rumasukun menyempatkan hadir dalam penutupan Festival Noken Papua bertajuk "Mother and Earht", Senin (4/12/2023) malam.
Festival Noken yang digagas Tribun-Papua.com, berkolaborasi dengan Octow Entertainment, itu digelar di Papua Youth Creative Hub (PYCH) Kota Jayapura.
Rumasukun bersama rombongan tiba di PYCH pada pukul 20.04 WIT.
Mereka sejenak menikmati penampilan Street Fashion Noken.
Selanjutnya, Rumasukun menyempatkan diri untuk berkunjung ke setip stand mama-mama pegiat noken, dan memborong noken yang dipajang.
Baca juga: Sosok Meri Dogopia Asal Paniai, Angkat Nilai Noken Papua dan Ajak Mama-mama Bergerak Bersama
Tak hanya noken, orang nomor satu di Papua itu memborong dagangan di UMKM pada Baku Timba Fest untuk dibagikan kepada pengunjung.
Setelah itu Pj Gubernur Papua bersama rombongan beranjak meninggalkan PYCH.
Sebelumnya, Pemerintah Provinsi Papua mengapresiasi pagelaran Festival Noken bertajuk "Mother and Earht" yang digagas Tribun-Papua.com.
Hal itu disampaikan, Pj Gubernur Papua melalui Pelaksana Tugas (Plt.) Asisten Bidang Pemerintahan Sekretariat Daerah Provinsi Papua, Yohanes Walilo.
Walilo mengatakan, pemprov Papua mengapresiasi mama-mama noken yang terus eksis menjaga noken sebagai budaya.

"Kami sangat homati mama-mama noken yang terus memperhatikan keindahan dan keberagaman warisan budaya, dan tetap menujukan tradisi identitas kita," katanya.
Menurut Walilo, dia begitu terkesan dengan penyampaian mama Merry Dogopia terkait noken yang harus terus dijaga.
Baca juga: SOSOK Perempuan Papua Ance Giyai Berjuang Merajut Karya: Noken Adalah Penyambung Kehidupan!
"Saya sangat terkesan dan juga terharu dengan apa yang disampaikan oleh Mama Dogopia, luar biasa karena sejak noken ini ditetapkan sebagai warisan dunia hari ini usianya mencapai 12 tahun ini luar biasa," katanya.
Selain itu, kata Walilo, upaya-upaya yang dilakukan mama-mama noken patut diapresiasi.
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.