Kamis, 14 Mei 2026

Doa Katolik

Makna Doa Bapa Kami

Doa Bapa Kami diajarkan Tuhan sebagai pedoman dasar bagi manusia ketika berkomunikasi dengan Allah.

Tayang:
Penulis: Roy Ratumakin | Editor: Roy Ratumakin
Tribun-Papua.com/Istimewa
Dalam kekristenan, doa diartikan sebagai cara manusia berkomunikasi dengan Tuhan. Doa juga disebutkan sebagai nafas iman manusia terhadap keberadaan Allah. 

TRIBUN-PAPUA.COM - Setelah mengetahui isi dari doa Bapa Kami, ada pun makna yang harus kamu ketahui dari Doa ini.

Dalam kekristenan, doa diartikan sebagai cara manusia berkomunikasi dengan Tuhan. Doa juga disebutkan sebagai nafas iman manusia terhadap keberadaan Allah.

Baca juga: DOA BAPA KAMI dalam Bahasa Inggris

Doa Bapa Kami diajarkan Tuhan sebagai pedoman dasar bagi manusia ketika berkomunikasi dengan Allah.

Dalam Doa Bapa Kami ada enam pokok doa yang disusun secara paralel.

 

 

Tiga teratas ditunjukkan kepada Allah, dan sisanya untuk kepentingan pribadi kita sebagai manusia yang meliputi permohonan rezeki,pengampunan dan pertobatan.

Berikut adalah makna dari setiap kalimat pada doa Bapa Kami.

1. “Bapa Kami yang di Surga”

Sebutan “Bapa” kepada Allah merujuk pada makna posisi manusia yang menjadi anak-anak Allah.

Baca juga: Sejarah Doa Bapa Kami

Ini adalah gambaran hubungan pribadi yang erat antara manusia dengan Allah, layaknya bapak dengan anaknya.

Kata “Kami” menggambarkan kita sebagai manusia merupakan saudara di dalam Kristus.

2. “Dikuduskanlah NamaMu, Datanglah KerajaanMu”

Makna dari kalimat ini adalah gambaran Allah sebagai pencipta alam semesta yang layak kita hormati.

3. “Jadilah KehendakMu di Bumi Seperti di Surga”

Makna dari kalimat ini adalah, kita sebagai manusia seringkali kita memaksakan kehendak kita melalui doa.

Melalui doa ini, manusia diajar untuk berserah dan merendahkan diri sepenuhnya kepada Allah, karena Ia yang lebih tahu apa yang kita butuhkan dibandingkan keinginan kita.

Baca juga: Doa Bapa Kami dan Kaitannya dengan Sembahyang Lainnya

4. “Berilah Kami pada Hari Ini Makanan Kami yang Secukupnya”

Makna dari kalimat ini adalah tanda bahwa hanya Tuhan sajalah sumber dari setiap berkat yang kita terima.

5. “Dan Ampunilah Kami Akan Kesalahan Kami Seperti Kami Juga Mengampuni Orang yang Bersalah kepada Kami”

Makna dari kalimat ini adalah Allah mengajarkan manusia untuk mau mengampuni, karena Allah saja mau mengampuni doa kita manusia.

6. “Janganlah Membawa Kami ke dalam Pencobaan, Tetapi Bebaskanlah Kami dari yang Jahat”

Makna dari kalimat ini adalah bahwa kesadaran diri kita sebagai manusia lemah dan selalu membutuhkan perlindungan Tuhan untuk bisa menjadi kuat dan sehingga bisa dijauhkan dari yang jahat dan tidak jatuh dalam dosa.

7. “Karena Engkaulah yang Empunya Kerajaan, dan Kuasa dan Kemuliaan Sampai Selama-lamanya”

Makna dari kalimat ini adalah Tanda bahwa dunia ini adalah milik Tuhan, Ia yang berkuasa penuh atasnya dan mengatur segala ciptaanNya. (*)

Sumber: Tribun Papua
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved