Kamis, 14 Mei 2026

Doa Katolik

Cara Berdoa Rosario Umat Katolik - Bagian 2

Doa Rosario bersifat injili, berpusat pada Kristus, dan kedua puluh Peristiwa di dalamnya mencerminkan kehidupan Yesus Kristus.

Tayang: | Diperbarui:
Penulis: Roy Ratumakin | Editor: Roy Ratumakin
Tribun-Papua.com/Istimewa
Doa Rosario merupakan doa gabungan antara doa batin, doa permohonan, doa syukur, dan doa pujian. 

TRIBUN-PAPUA.COM - Doa Rosario bersifat injili, berpusat pada Kristus, dan kedua puluh Peristiwa di dalamnya mencerminkan kehidupan Yesus Kristus.

Doa Rosario memberikan pengharapan di kala hidup terasa begitu berat.

Baca juga: DOA ROSARIO: Susunan Menggunakan Kalung dari Awal Hingga Akhir

Dekade Kedua

1. Permaklumkan Peristiwa yang kedua

Sekali lagi, pilihlah Peristiwa yang sesuai dengan harinya dari pilihan berikut:

  • Peristiwa Gembira yang kedua: Maria mengunjungi Elisabet, saudarinya (Lukas 1:39-56)
  • Peristiwa Terang yang kedua: Yesus menyatakan diri-Nya dalam pesta perkawinan di Kana (Yohanes 2:1-11)
  • Peristiwa Sedih yang kedua: Yesus didera (Matius 27:26)

 

 

  • Peristiwa Mulia yang kedua: Yesus naik ke surga (Lukas 24:36-53).

2. Pada manik besar yang terpisah, doakan doa Bapa Kami

Apakah Anda mulai melihat polanya? Di samping bagian pembukaan dan penutupan, polanya tetap sama.

Manik besar melambangkan doa Bapa Kami, manik kecil melambangkan doa Salam Maria, dan pada setiap akhir rangkaian dekade (10 Salam Maria) adalah doa Kemuliaan, dan Doa Fatima jika diinginkan.

3. Doakan dekade kedua

Yaitu sepuluh kali lagi doa Salam Maria, satu kali untuk setiap manik.

4. Akhiri dekade kedua dengan Doa Kemuliaan, dan jika diinginkan Doa Fatima dapat didoakan pada bagian ini

Baca juga: MAKNA Doa Rosario untuk Umat Katolik

Dekade Ketiga

1. Permaklumkan Peristiwa yang ketiga

Sumber: Tribun Papua
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved