Jumat, 1 Mei 2026

Info Nduga

Kontraktor Pusing Tujuh Keliling karena Belum Dibayar Pemkab Nduga: Pj Bupati Jangan Diam Saja

Pemmbak Nduga, Papua Pegunungan belum membayarkan sebagian besar pekerjaan yang dikerjakan oleh para kontraktor.

Tayang:
Penulis: Lidya Salmah | Editor: Lidya Salmah
Tribun-Batam
Kabupaten Nduga. 

TRIBUN-PAPUA.COM - Para kontraktor di Kabupaten Nduga, Papua Pegunungan mengeluh soal pembayaran proyek fisik yang belum dituntaskan oleh Pemkab setempat.

Padahal, pekerjaan yang dilakukan sudah masuk tahap finishing, bahkan ada yang rampung.

Seperti yang diungkapkan perwakilan kontraktor, Nober Sampe.

Nober mengaku, pekerjaan Puskesmas Nukuri yang kini digarapnya sudah dalam tahap finishing, namun Pemkab Nduga belum membayar proyek yang dikerjakannya tersebut.

"Aturannya itu, ada pencarian secara bertahap, namun hingga saat ini belum ada realisasi dari Pemda," katanya, Selasa (30/1/2024)

Kondisi prihatin ini bukan hanya menimpa dirinya saja, melainkan kata Nober, ada  lebih dari 10 kontraktor yang mengalami hal serupa.

Baca juga: DPRD Nduga Minta Mendagri Evaluasi Kinerja Pj Bupati Edison Nggwijangge

Sementara, lanjut dia, proyek yang dibawah Rp 500 juta sudah dibayarkan.

"Nilai proyek di atas Rp 1 miliar belum dibayarkan, dan itu tidak ada penjelasan dari dinas terkait maupun Pemda Nduga," beber Nober.

Pekerjaan fisik yang belum dibayarkan ada juga  sejak tahun 2022 lalu, sehingga Nober bersama rekan kontraktor lainnya mengancam tidak akan menyerahkan kunci pekerjaan kepada pihak Pemda Nduga, hingga adanya pembayaran.

"Kita menjadi dilema, mau mengadu ke siapa, mau ke PJ Bupati, percuma, karena beliau susah ditemui dan jarang berada di tempat," akunya.

Nober berharap persoalan ini tidak didiamkan oleh PJ Bupati Nduga, Edison Gwijangge.

"Kami harap masalah ini segera diselesaikan, mengingat ada tanggungjawab yang harus kami selesaikan juga kepada para pekerja," tegasnya.

Hingga berita ini ditayangkan,  Kadis Kesehatan Kabuten Nduga Ahmad Lokbere dan Kadis PU Nduga, Gaya Murib Kabupaten Nduga tidak dapat dikonfirmasi. (*)

Sumber: Tribun Papua
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved