Senin, 13 April 2026

Freeport Indonesia

PTFI dan USAID Kolaborasi Percepatan Penurunan Stunting di Papua

Rob mengatakan, dalam menjalankan praktik pertambangan yang berkelanjutan, PTFI terus mengutamakan peningkatan kesejahteraan masyarakat Papua.

Penulis: Marselinus Labu Lela | Editor: Roy Ratumakin
Tribun-Papua.com/Istimewa
PT Freeport Indonesia (PTFI) menandatangani kemitraan dengan Badan Pengembangan Internasional Amerika. 

Laporan Wartawan Tribun-Papua.com, Marselinus Labu Lela

TRIBUN-PAPUA.COM, TIMIKA - PT Freeport Indonesia (PTFI) menandatangani kemitraan dengan Badan Pengembangan Internasional Amerika Serikat (USAID) dalam program Partnership to Accelerate Stunting Reduction in Indonesia for Papua Chapter (PASTI Papua).

Kemitraan ini ditandai dengan penandatanganan MoU PASTI Papua oleh Director & EVP Sustainable Development PTFI, Claus Wamafma dan Mission Director USAID, Jeffery P Cohen.

Baca juga: Uncen Gandeng Freeport Gelar Kuliah Umum dan Pelatihan bagi Mahasiswa

“PTFI mendukung Rencana Aksi Nasional Percepatan Penurunan Stunting (RAN PASTI) oleh pemerintah. Salah satunya melalui kerja sama PTFI dengan USAID dalam upaya percepatan penurunan stunting khususnya di wilayah Papua," ujar Direktur & EVP-Chief Financial PTFI Rob Schroeder.

Rob mengatakan, dalam menjalankan praktik pertambangan yang berkelanjutan, PTFI terus mengutamakan peningkatan kesejahteraan masyarakat Papua.

 

 

Melalui kolaborasi dengan USAID, ia berharap dapat terwujud Papua sehat, Papua cerdas, dan Papua produktif sebagaimana tercantum dalam rencana induk percepatan pembangunan Papua yang ditetapkan pemerintah," katanya.

Sementara Direktur & Executive Vice President of Sustainable Development PTFI, Claus Wamafma menjelaskan, dalam kemitraan ini PTFI menyediakan dukungan pendanaan sebesar 3,53 juta dolar AS dan USAID mendukung sebesar 500.000 dolar AS.

Inisiatif ini lanjut Claus merupakan perluasan dari kontribusi USAID sebesar 4.000.000 dolar AS untuk program pengurangan stunting di Indonesia.

Baca juga: Merajut Masa Depan Masyarakat di Kawasan Tambang Freeport

Kerja sama ini juga mencakup bantuan teknis dan pengawasan. Kedua belah pihak menunjuk wahana visi Indonesia sebagai pelaksana program di lapangan.

"Program PASTI Papua berlangsung mulai 2024 hingga 2026 dengan target penerima manfaat di Kabupaten Mimika, Kabupaten Nabire, dan Kabupaten Asmat."

"Melalui pendekatan yang terarah ini, PTFI dan USAID berupaya untuk meningkatkan kesejahteraan gizi anak-anak dan berkontribusi pada upaya nasional yang lebih luas dalam menanggulangi stunting pada anak," kata Claus.

Di sisi lain Direktur USAID Indonesia, Jeff Cohen mengungkapkan rasa senangnya atas kemitraan ini.

"Amerika Serikat bangga menjadi mitra Pemerintah Indonesia dalam upayanya mengurangi stunting pada anak secara nasional,” ungkap Cohen.

Baca juga: Freeport Indonesia Hijaukan Kembali Kawasan Bekas Tambang Terbuka Grasberg

Sumber: Tribun Papua
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved