Senin, 18 Mei 2026

Kesehatan

Begini Penjelasan Medical News Today Soal Stimming pada Autisme

Stimming adalah cara untuk mengelola sensasi dan emosi, serta menyediakan ketenangan dan kenyamanan dalam situasi yang menekan.

Tayang:
Penulis: Lidya Salmah | Editor: Lidya Salmah
KOMPAS.COM
Ilustrasi Austisme 

TRIBUN-PAPUA.COM - Istilah "stimming" seringkali terdengar dalam konteks autisme, tetapi mungkin tidak begitu dikenal bagi banyak orang.

Singkatan dari "self-stimulatory behavior", stimming adalah serangkaian gerakan atau perilaku yang berulang-ulang, kadang-kadang dilakukan tanpa disadari, yang umumnya terlihat pada individu dengan spektrum autisme.

Bagi individu dengan autisme, stimming adalah cara untuk mengelola sensasi dan emosi, serta menyediakan ketenangan dan kenyamanan dalam situasi yang menekan.

Baca juga: RSPH Sebut Instagram Duduki Peringkat Terburuk Untuk Kesehatan Mental Anak Muda

Apa itu stimming?

Melansir Medical News Today, stimming adalah perilaku stimulasi diri yang biasanya melibatkan gerakan tubuh berulang atau gerakan objek berulang.

Jenis perilaku ini umum terjadi pada individu autis dan mereka yang memiliki kelainan atau gangguan perkembangan.

Melansir Verywell Health, stimming merujuk pada perilaku berulang yang melampaui batas yang dianggap sosial atau budaya dapat diterima.

Perilaku seperti mengepakkan tangan atau berputar dalam lingkaran merupakan contoh stimming yang umum pada individu dengan autisme, cenderung kurang diterima secara sosial.

Contoh lain dari stimming autistik adalah seperti:

Menjentikkan jari Bergoyang bolak-balik.

Mengulangi kata atau frasa (Echolalia).

Bersenandung Berkedip keras.

Membuka dan menutup pintu.

Menjentikkan sakelar.

Gertakan jari Memutar atau mengetuk barang.

Sumber: Tribun Papua
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved