Info Jayapura
Pj Wali Kota Jayapura Terima Penghargaan Ravitalisasi Bahasa Daerah dari Mendikbudristek
Penghargaan itu diserahkan langsung oleh Mendikbudristek Nadiem Anwar Makarim, yang diterima oleh Pj Sekda Kota Jayapura Robby Kepas Awi.
Penulis: Hendrik Rikarsyo Rewapatara | Editor: Lidya Salmah
Laporan Wartawan Tribun-Papua.com, Hendrik Rewapatara
TRIBUN-PAPUA.COM, JAYAPURA - Penjabat (Pj) Wali Kota Jayapura Frans Pekey menerima penghargaan Revitalisasi Bahasa Daerah dari Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Mendikbudristek), di Jakarta pada Kamis (2/5/2024).
Penghargaan itu diserahkan langsung oleh Mendikbudristek Nadiem Anwar Makarim, yang diterima oleh Pj Sekda Kota Jayapura Robby Kepas Awi bersama 19 Kepala daerah lainya se Indonesia.
Diketahui, komitmen Pemkot Jayapura untuk terus melestarikan bahasa ibu di port Numbay, berbuah manis.
Baca juga: Pemkot Jayapura Dapat Tambahan 2.000 Formasi Non ASN Tahun 2024, ini Penjelasan Pj Frans Pekey
Pasalnya, tepat di hari pendidikan nasional tahun 2024, Pemerintah Kota Jayapura menerima penghargaan Revitalisasi Bahasa Daerah.
Pj Sekda Kota Jayapura Robby Kepas Awi mengapresiasi Kemendikbudristek dan Balai Bahasa Provinsi Papua.
"Tentunya melalui penghargaan ini kami pemerintah kota Jayapura akan terus memberikan dukungan dalam pelestarian terhadap bahasa ibu di port numbay yang diinisiasi oleh dinas pendidikan kota Jayapura,” katanya.
Robby menyampaikan, sesuai arahan Menteri Nadiem bahwa pentingnya pelestarian bahasa ibu.
"Sehingga pemkot Jayapura akan terus berkolaborasi bersama seluruh pihak termasuk juga para pelajar mulai dari Paud hingga tingkat SLTA."
"Melalui dinas pendidikan akan terus lakukan program pelestarian bahasa ibu," sambung dia.
Menurut dia, ,perlunya dukungan bapak ibu guru untuk melestarikan bahasa ibu di tanah port Numbay.
Baca juga: Bentuk Sekolah Kampung, Pemkot Jayapura Ingin Lestarikan Bahasa Lokal
Di tempat yang sama,Perwakilan Balai Bahasa Provinsi Papua Antonius Maturbongs mengatakan,dari revitalisasi 10 bahasa ibu di Papua,pihaknya mengusung Kota Jayapura.
"Kami usulkan Kota Jayapura karena salah satu daerah yang pemerintahanya peduli terhadap perlindungan bahasa daerah," katanya.
Tak hanya itu,alasan lainnya karena Kota Jayapura sejak tahun 2022 dengan adanya program revitalisasi, aktif dalam melaksanakan revitalisasi bahasa daerah khususnya bahasa Tobati.
"Kepedulian inilah yang mendapat perhatian pemberian penghargaan Revitalisasi Bahasa Daerah diberikan kepada pemerintah kota," ujarnya.
Ia menambahkan, Kota Jayapura adalah kota yang peduli terhadap perlindungan bahasa daerah. (*)
Tribun-Papua.com
Pj Wali Kota Jayapura
Frans Pekey
Nadiem Makarim
Revitalisasi Bahasa Daerah
Robby Kepas Awi
penghargaan
1.039 Mahasiswa Uncen Diwisuda, Rektor: Jadilah Cenderawasih Muda yang Berdampak |
![]() |
---|
Ketua Senat Uncen Ingatkan Alumni: Jangan Hanya Cari Kerja, Tapi Ciptakan Lapangan Pekerjaan |
![]() |
---|
Dosen FKM Uncen Pakai Teknologi RO Bantu Warga Keerom Atasi Kesulitan Air Bersih |
![]() |
---|
Warga Perbatasan Papua Nugini Ikuti Pelatihan Barista di Koya Kota Jayapura |
![]() |
---|
Warga Distrik Kaureh Kabupaten Jayapura Minta Bupati Yunus Wonda Perbaiki Jalan Kampung |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.