Pemprov Papua
Ini Pesan Pj Sekda pada Pertemuan Rembuk Stunting se-Papua
Selain rembuk dan penilaian, menurut Hegemur pertemuan ini juga akan membahas berkaitan dengan gizi sanetasi dan lingkungan.
Penulis: Hendrik Rikarsyo Rewapatara | Editor: Paul Manahara Tambunan
Laporan Wartawan Tribun-Papua.com, Hendrik Rewapatara
TRIBUN-PAPUA.COM, JAYAPURA - Pemerintah Provinsi Papua bersama 8 kabupaten dan satu kota menggelar pertemuan rembuk stunting sekaligus Penilaian Kinerja Penurunan Stunting Tahun 2024 selama tiga hari di Kota Jayapura.
Menurut Penjabat Sekretaris Daerah (Sekda) Papua Derek Hegemur, kegiatan ini dihadiri oleh peserta dari kabupaten/kota di Provinsi Papua.
"Harapan kita bukan hanya pelayanan, lebih dari itu kita akan cari dan menemukan masyarakat dalam arti anak-anak atau orang dewasa potensi untuk stunting," ujar Derek Hegemur kepada awak media di Horison Ultima Entrop,Kota Jayapura, Rabu (15/5/2024).
Baca juga: Hana Hikoyabi Tegaskan Partisipasi Distrik Intervensi Stunting di Kabupaten Jayapura
Selain rembuk dan penilaian, menurut Hegemur pertemuan ini juga akan membahas berkaitan dengan gizi sanetasi dan lingkungan.
"Ini semua hal-hal yang mempengaruhi tumbuh kembang anak. Karena itu berkaitan dengan tumbuh kembang anak maka berarti minimal ibunya juga harus mendapat gizi yang cukup," ujarnya.
Dengan demikian,Pemerintah Provinsi dan Kabupaten Kota tentu dengan dukungan medis dan obat-obatan akan memastikan kerja-kerja untuk menurunkan angka stunting secara baik.
"Yakni terkoordinasi terkonsulidasi dan terkolaborasi itu harus kita lakukan secara bersama-sama."
"Karena untuk penanganan stunting tidak bisa sendiri-sendiri harus bersama karena saling keterkaitan tugas dan wewenang masing-masing," sambung Hegemur.
Lanjut Hegemur,intinya bahwa dalam 8 aksi konveregensi aksi penurunan stunting pihaknya berusaha sekuat tenaga secepat cepatnya untuj angka penurunan stunting dapat ditekan.
"Juga meberikan edukasi kepada masyarakat untuk hidup secara baik sehat teratur tapi lingkungnya juga tetap terjaga," tambah dia.
Sebelumnya, Ketua Panitia Kegiatan Verra A.P. Wanda mengatakan,tujuan dari Rembuk Stunting adalah mendeklarasikan komitmen pemerintah daerah dan menyepakati rencana kegiatan.
"Diantaranya intervensi penurunan Stunting terintegrasi membangun komitmen publik dalam kegiatan penurunan stunting secara terintegrasi di kabupaten/kota," ujar Verra Wanda dalam laporanya.
Selain itu,kegiatan ini juga dapat menjadi dasar pengintegrasian program atau kegiatan dalam mekanisme perencanaan
dan penganggaran serta sebagai bahan publikasi/sosialisasi dan uji publik kebijakan
penurunan Stunting pada tingkat kabupaten/kota.
Baca juga: Cegah Stunting, Kadistrik Yalengga Panen Ikan Langsung Bagi ke Ibu Hamil dan Balita
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/papua/foto/bank/originals/abat-Sekretaris-Daerah-Sekda-Papua-Derek-Hegemur-saat.jpg)