Kamis, 16 April 2026

Bentrok di Kenyam Kabupaten Nduga

Dua Jenazah Korban PERANG SUKU di Nduga Dievakuasi ke Timika

Proses evakuasi menggunakan 2 pesawat Smart Air PK-SNW dipiloti Kapten Irwan dan Smart Air PK-SNA dipiloti Kapten Rizky.

|
Penulis: Marselinus Labu Lela | Editor: Roy Ratumakin
Tribun-Papua.com/Istimewa
Proses evakuasi dua jenazah korban perang suku di Kabupaten Nduga, Papua Pegunungan di Bandara Mozes Kilangin Timika, Rabu (3/7/2024). 

Laporan Wartawan Tribun-Papua.com, Marselinus Labu Lela

TRIBUN-PAPUA.COM, TIMIKA - Dua jenasah korban perang suku di Kabupaten Nduga, Papua Pegunungan akhirnya dievakusi ke Timika, Papua Tengah, Rabu (3/7/2024).

Proses evakuasi menggunakan 2 pesawat Smart Air PK-SNW dipiloti Kapten Irwan dan Smart Air PK-SNA dipiloti Kapten Rizky Bandara Kenyam menuju Bandara Mozes Kilangin Timika.

Baca juga: Konflik Horizontal Meletus di Kabupaten Nduga Papua Pegunungan, 3 Warga Tewas: Ini Identitasnya

Adapun identitas jenazah bernama Marianus Gery (63) merupakan Pendeta di gereja  mengalami luka bacok dileher, jari putus mengakibatkan korban meninggal dunia.

Marianus Gery merupakan warga pendatang asal Alor, Kupang, NTT yang kesehariannya sebagai pengurus gereja.

 

 

Korban lain bernama Abraham Runga (51) mengalami luka dibacok dibagian kepala dan lemparan batu dan saat ini dalam penanganan medis dan pada akhirnya meninggal dunia.

Baca juga: 3 Orang Tewas saat Bentrok Suku di Kenyam, Kabupaten Nduga Papua Pegunungan

Perang suku pecah antara antara kelompok Ikabus Gwijangge yang merupakan Ketua DPRD kabupaten Nduga sekaligus Ketua DPC Partai Golkar dengan kelompok Tarni Wandikbo merupakan Caleg DPRD Kabupaten Nduga Partai PSI.

Jenazah Abraham Runga dijemput menggunakan ambulance masyarakat Toraja Kabupaten Mimika.

Sedangkan jenazah Marianus Gery di bawa menuju rumah duka di SP 2 Kabupaten Mimika. (*)

Sumber: Tribun Papua
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved