Wamendagri Kunjungan Kerja ke Nabire
Wamendagri Mengantar Sriwijaya Air Untuk Melayani Masyarakat Papua Tengah
Kedatangan maskapai ini juga diantar oleh Direktur Sriwijaya Air, Jefferson Irwin Jauwena dan Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri), Ribka Haluk.
Penulis: Calvin Louis Erari | Editor: Marius Frisson Yewun
Laporan Wartawan Tribun-Papua.com, Calvin Louis Erari
TRIBUN-PAPUA.COM, NABIRE - Maskapai Sriwijaya Air, PK-CLE secara perdana telah mendarat di Bandara Douw Aturure, Kabupaten Nabire, Provinsi Papua Tengah.
Pantauan Tribun-Papua.com, pesawat ini tiba tepat pukul, 09:18 WIT.
Baca juga: 16 SMA/SMK Ikut Turnamen Freeport Indonesia Futsal Series
Kedatangan maskapai ini juga diantar oleh Direktur Sriwijaya Air, Jefferson Irwin Jauwena dan Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri), Ribka Haluk.
Kedatangan mereka pun disambut hangat oleh seluruh masyarakat Papua Tengah.
Baca juga: Kehebohan di TPS 004 Doyo Baru Kabupaten Jayapura, Pemilih Bersitegang dengan Petugas, Ini Sebabnya
Ribka mengatakan, kehadiran maskapai ini untuk seluruh masyarakat Papua Tengah.
"Jadi hari ini sudah mulai dilakukan pelayanan," kata Ribka kepada awak media, termasuk Tribun-Papua.com, Jumat, (6/12/2024).
Baca juga: PLN Resmikan Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Pertama di Kabupaten Jayapura
Ribka juga bilang, pesawat ini akan terus melayani masyarakat Papua Tengah.
"Jadi dari hari ini, hingga seterusnya," ujarnya.
Ribka berharap keberadaan Sriwijaya Air, meningkatkan semua sektor unggulan yang ada di provinsi baru dimekarkan ini. (*)
| Ini Yang Dilakukan Wamendagri Ribka Ketika di Nabire |
|
|---|
| Wamendagri Ribka Haluk Bakal Bakar Batu Bersama Warga di Papua Tengah: Saya Akan Pamit |
|
|---|
| Kawal Program Nasional dengan Baik, Wamendagri Apresiasi Kerja Keras Pemprov Papua Tengah |
|
|---|
| Pemprov Papua Tengah Komitmen Percepat Pembangunan Landasan Pacu Bandara Nabire Baru |
|
|---|
| Wamendagri Ribka Haluk Tinjau Proses Perpanjangan Landasan Pacu Bandara Nabire Baru |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/papua/foto/bank/originals/Wamendagri-dan-pesawat-perdana.jpg)