Demo di Sekretariat Pansel DPRK Nabire
Sokrates Sayori: Hasil Seleksi Administrasi DPRK Nabire Harus Dibatalkan
Di sana kami akan menyampaikan aspirasi, sekaligus menyerahkan kunci gembok ke MRP Provinsi Papua Tengah
Penulis: Calvin Louis Erari | Editor: M Choiruman
Laporan Wartawan Tribun-Papua.com, Calvin Louis Erari
TRIBUN-PAPUA.COM, NABIRE - Pagar masuk sekretariat Panitia Seleksi (Pansel) DPRK Kabupaten Nabire, di Jalan Jakarta digembok masyarakat adat dari LMA Wilayah Saireri II Nabire, Dewan Adat Papua Daerah Nabire, Suku Besar Gua Yerisiam, bersama organisasi Barisan Merah Putih Republik Indonesia (BMP RI).
Baca juga: BREAKING NEWS: Masyarakat Adat Gembok Sekretariat Pansel Calon Anggota DPRK Nabire
Penggembokan tersebut dilakukan dengan menggunakan rantai sedang, dan slot sedang.
Ketua LMA Wilayah Saireri II Nabire, Sokrates Sayori mengatakan, sangat mendukung penggembokan ini.
"Karena, kerja-kerja dari Pansel DPRK sendiri tidak sesuai dengan tahapan," kata Sokrates kepada Tribun-Papua.com, Sabtu, (7/12/2024).
Kemudian, kerja pansel juga tidak transparan kepada publik.
"Maka semua proses harus dibatalkan, dan dihentikan," ujarnya.
Sokrates juga mengatakan, setelah proses penggembokan yang dilakukan, mereka akan lanjut ke Kantor MRP Provinsi Papua Tengah.
"Di sana kami akan menyampaikan aspirasi, sekaligus menyerahkan kunci gembok ke MRP Provinsi Papua Tengah," pungkasnya.
Baca juga: Hasil Seleksi Administrasi Calon DPRK Nabire Tidak Ada Keterwakilan Suku dan Masyarakat Adat
Sekretaris Suku Besar Gua Yerisiam, Tino Henebora bahwa, dari hasil yang dikeluarkan, tidak ada mewadahi dan mengakomodir masyarakat adat di Nabire.
"Sehingga atas nama, tulang belulang, leluhur di tanah ini, dan atas nama Allah, kami menolak hasil pengumuman dari Pansel DPRK Kabupaten Nabire," kata Tino kepada Tribun-Papua.com, Sabtu, (7/12/2024).
Tini juga menegaskan, mereka akan bersama BMP RI akan menindaklanjuti hasil yang diputuskan secara hukum positif.
"Yaitu, kami akan melakukan gugatan ke pengadilan," tegasnya.
Baca juga: Pemuda Adat Suku Wate Minta Semua Tahapan DPRK Nabire Harus Dibatalkan
Dengan demikian, Tino minta agar, hasil yang sudah diumumkan harus dibatalkan.
Begitu halnya dengan Pemuda Adat Suku Wate, Frans Hei bahwa, sangat tidak puas dengan hasil seleksi administrasi yang diputuskan oleh Pansel DPRK Nabire.
Tribun-Papua.com
Demo di Sekretariat Pansel DPRK Nabire
DPRK Nabire
Sokrates Sayori
Running News
RunningNews
Kota Nabire
Kabupaten Nabire
Provinsi Papua Tengah
| Hasil Seleksi Administrasi Calon DPRK Nabire Tidak Ada Keterwakilan Suku dan Masyarakat Adat |
|
|---|
| Pemuda Adat Suku Wate Minta Semua Tahapan DPRK Nabire Harus Dibatalkan |
|
|---|
| Organisasi Barisan Merah Putih Pastikan Lapor Kerja Pansel Calon DPRK Nabire ke MRP dan Pengadilan |
|
|---|
| BREAKING NEWS: Masyarakat Adat Gembok Sekretariat Pansel Calon Anggota DPRK Nabire |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/papua/foto/bank/originals/Sokrates-Sayori1.jpg)