YPMAK
YPMAK Dukung Pengembangan VCO di Kampung Uta Mimika Barat Tengah
Menanggapi hal tersebut, Ketua Pengurus YPMAK, Leonardus Tumuka mengatakan akan mendorong usaha VCO milik mama-mama di Kampung Uta.
Penulis: Marselinus Labu Lela | Editor: Marius Frisson Yewun
Laporan Wartawan Tribun-Papua.com, Marselinus Labu Lela
TRIBUN-PAPUA.COM, TIMIKA - Yayasan Pemberdayaan Masyarakat Amungme Kamoro (YPMAK) selaku pengelola dana kemitraan PT Freeport Indonesia (PTFI) dorong usaha minyak kelapa murni di Kampung Uta, Distrik Mimika Barat Tengah.
Usaha minyak kelapa murni atau Virgin Coconut Oil (VCO) milik mama-mama tersebut telah dilihat langsung oleh tim YPMAK saat kunjungan kerja dan pres tour beberapa waktu lalu.
Baca juga: Gubernur Papua Tengah Kunjungi Sekolah Milik YPMAK dan Motivasi Pelajar Dengan Pesan Haru
Adapun rombongan yang ikut dalam kunjungan tersebut yaitu, Ketua Pengurus YPMAK, Leonardus Tumuka, Wakil Ketua Pengurus Bidang Monev, Haotje Watori, Pejabat Sementara Divisi Program Ekonomi, Oktovianus Jangkup, Deputi Bidang Monev, Fransiskus Xaverius Wanmang.
Selanjutnya Kepala Divisi Monev Program Ekonomi, Monika Maramku, Kepala Divisi Humas YPMAK, Yeremias Imbiri dan tokoh masyarakat dan tokoh pemuda suku Kamoro.
Baca juga: Wakil Bupati Mimika: Kunjungan Gubernur-Wagub di YPMAK Bentuk Kolaborasi
Meski usaha ini masih berstatus usaha rumahan tetapi produk ini sudah banyak diperjual belikan oleh masyarakat yang datang di Kampung Uta.
Salah satu pengusaha minyak kelapa murni, Amalia Orawepoko mengatakan, usaha ini telah dijalankan sejak tahun 2015, saat itu juga mengikuti pelatihan VCO.
Baca juga: PT Freeport Indonesia Apresiasi Kunjungan Gubernur-Wagub Papua Tengah, Claus: Rumah Besar YPMAK
"Ya kami buat usaha ini karena bahan baku muda didapat. Banyak kelapa di Uta bisa dimanfaatkan," katanya.
Ia mengatakan, manfaat VCO ini sangat banyak seperti kecantikan dan kesehatan.
"Bisa menurunkan berat badan, kesehatan jantung, kesehatan tulang dan lainnya. Kalau manfaat kecantikan seperti melembabkan kulit, mengurangi bintik hitam, mengurangi peradangan wajah dan lainnya," jelasnya.
Baca juga: Gubernur Papua Tengah Meki Nawipa Ceritakan Pengalaman Dapat Beasiswa YPMAK
Untuk harga Amalia menyebut, ukuran botol aqua 600 mililiter Rp200 ribu dan botol ukuran 330 mililiter seharga Rp 100 ribu.
"Kami harap usaha ini berkembang dibantu dengan YPMAK. Ini juga untuk mengembangkan ekonomi di Kampung Uta," harapnya.
Menanggapi hal tersebut, Ketua Pengurus YPMAK, Leonardus Tumuka mengatakan akan mendorong usaha VCO milik mama-mama di Kampung Uta.
Baca juga: Meki Nawipa dan Rombongan Kunjungi YPMAK di Mimika, Begini Pesan Gubernur Papua Tengah
"Kami sudah dengar infomasi produksi minyak kelapa murni hingga pada tahap rencana bekerja sama dengan BPOM untuk dikaji tetapi ada kendala sedikit waktu itu," terangnya.
Menurutnya, VCO ini masih industri rumahan milik masyarakat sehingga perlu dibantu agar kedepan bisa berkembang.
Baca juga: Pengurus YPMAK Tinjau Kebun Sayur Milik Pokja Potowaiburu Wilayah Distrik
"Manfaatnya luar biasa. Pasti banyak permintaan jika sudah terkenal dikalangan masyarakat," katanya.
Leonardus menyebut, masyarakat harus bisa melihat potensi apa yang dikelolah sepeti yang dilakukan di Kampung Uta ini.
"Harus didukung guna kepentingan masyarakat, sejalan dengan program pemberdayaan ekonomi YPMAK," pungkasnya. (*)
Tribun-Papua.com
Direktur Utama YPMAK
Pengurus YPMAK
YPMAK
Leonardus Tumuka
Virgin Coconut Oil (VCO)
Kampung Uta
Distrik Mimika Barat Tengah
BPOM
Manfaat Virgin Coconut Oil (VCO)
Monika Maramku
Yeremias Imbiri
| Warga Potowaiburu Mimika Sukses Olah Hasil Jaring Bantuan YPMAK Menjadi Ikan Asin |
|
|---|
| 980 Warga Aikawapuka Terbantu Program Kampung Sehat YPMAK |
|
|---|
| Sekdist Mimika Barat Jauh Sebut Program YPMAK Bantu Warganya di Wilayah Terpencil |
|
|---|
| Masyarakat Boiya di Kaimana Minta YPMAK Berantas TB dan Hadirkan Beasiswa |
|
|---|
| Tingginya Mobilisasi Warga Jadi Pemicu Utama Kasus Malaria di Kampung Wumuka |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/papua/foto/bank/originals/ypmaaakkkk.jpg)