YPMAK
Sekdist Mimika Barat Jauh Sebut Program YPMAK Bantu Warganya di Wilayah Terpencil
“Program ini sangat baik dan mendapat sambutan antusias dari masyarakat. Apa yang dijalankan sejak tahun lalu sudah mulai terlihat hasilnya,” ujarnya.
Ringkasan Berita:
- Sinergi Pembangunan: Program YPMAK dinilai selaras dengan visi Pemkab Mimika dalam mendorong pembangunan mulai dari tingkat kampung.
- Pemberdayaan Ekonomi: Masyarakat mulai mengembangkan budidaya kopi di lahan seluas 2 hektare sebagai komoditas ekonomi baru.
- Kesehatan Masyarakat: Program Kampung Sehat sangat dirasakan manfaatnya oleh warga di wilayah terpencil yang minim akses layanan medis.
Laporan Wartawan Tribun-Papua.com, Feronike Rumere
TRIBUN-PAPUA.COM, MIMIKA – Sekretaris Distrik (Sekdist) Mimika Barat Jauh, Benediktus Kareyau menyampaikan bahwa program Kelompok Kerja (Pokja) dan kampung sehat, Yayasan Pemberdayaan Masyarakat Amugme Kamoro (YPMAK) yang dijalankan di Kampung memberikan dampak positif bagi masyarakat.
Ia mengakui program Yayasan Pemberdayaan Masyarakat Amungme dan Kamoro (YPMAK) selaku pengelola dana kemitraan PT Freeport Indonesia (PTFI) sejalan serta selaras dengan visi dan misi Bupati Mimika Johannes Rettob dan Wakil Bupati Emanuel Kemong dalam mendorong pembangunan dari kampung ke kota.
“Program ini sangat baik dan mendapat sambutan antusias dari masyarakat. Apa yang dijalankan sejak tahun lalu sudah mulai terlihat hasilnya,” ujarnya.
Baca juga: Kanwil Pemasyarakatan Papua Barat Gandeng Tribun Demi Informasi Kredibel
Menurut dia, masyarakat Kampung Potowaiburu menyambut baik berbagai program yang masuk, termasuk program kerja (Pokja) YPMAK dan Kampung Sehat. Pemerintah distrik pun mendukung penuh karena dinilai mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat di wilayah terpencil.
Selain itu, kata Benediktus, program pemberdayaan ekonomi melalui penanaman kopi juga mulai dikembangkan. Saat ini, lahan yang sudah dibuka untuk penanaman kopi mencapai sekitar 2 hektare yang tersebar di dua lokasi, yakni di wilayah kampung dan dekat ibu kota distrik.
“Ini baru pertama kali, dan hasilnya cukup menjanjikan. Kedepan, kami berharap ada tambahan program lain seperti kelapa karena wilayah ini cukup potensial,” jelasnya.
Ia juga menekankan pentingnya program Kampung Sehat yang dinilai sangat dibutuhkan oleh masyarakat, khususnya di daerah yang belum tersentuh layanan kesehatan secara maksimal.
Baca juga: PDFI Papua Dorong Jurnalis Suarakan Isu GEDSI Demi Keadilan Disabilitas
Benediktus menambahkan, pihaknya bersama masyarakat sangat berterima kasih atas berbagai program yang telah dijalankan YPMAK dan pemerintah daerah.
“Kami di Distrik Mimika Barat Jauh sangat bersyukur dan menerima semua program yang masuk karena ini sangat membantu masyarakat,” pungkasnya.(*)
Tribun-Papua.com
Direktur Utama YPMAK
YPMAK
Direktur YPMAK
YPMAK Peduli
Wakil Direktur YPMAK
Info YPMAK
Program Kampung YPMAK Highland
Deputi Monev YPMAK
Deputi Monitoring YPMAK
Pokja YPMAK
Divisi Kesehatan YPMAK
Pengurus YPMAK
| Masyarakat Boiya di Kaimana Minta YPMAK Berantas TB dan Hadirkan Beasiswa |
|
|---|
| Tingginya Mobilisasi Warga Jadi Pemicu Utama Kasus Malaria di Kampung Wumuka |
|
|---|
| Misi Panjang YPMAK Sehatkan Warga Wumuka Hingga Pantau Obat ke Pesisir Pantai |
|
|---|
| Suster YPMAK Kawal Pasien Aindua Minum Obat Hingga Benar Benar Sembuh |
|
|---|
| Warga Aindua Puji Program Kampung Sehat YPMAK yang Selalu Siaga 24 Jam |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/papua/foto/bank/originals/soaoo9996o09lolo0s.jpg)