Rabu, 6 Mei 2026

YPMAK

Sekdist Mimika Barat Jauh Sebut Program YPMAK Bantu Warganya di Wilayah Terpencil

“Program ini sangat baik dan mendapat sambutan antusias dari masyarakat. Apa yang dijalankan sejak tahun lalu sudah mulai terlihat hasilnya,” ujarnya.

Tayang:
Tribun-Papua.com
PROGRAM YPMAK - Sekretaris Distrik Mimika Barat Jauh, Benediktus Kareyau ketika wawancara di Potowaiburu, Distrik Mimika Barat Jauh, Kabupaten Mimika, Provinsi Papua Tengah, Senin (4/5/2026). Ia memastikan masyarakat menyambut baik program YPMAK karena menyentuh langsung mereka, baik sektor kesehatan, perekonomian dan kemandirian. (Feronike Rumere). 
Ringkasan Berita:
  • Sinergi Pembangunan: Program YPMAK dinilai selaras dengan visi Pemkab Mimika dalam mendorong pembangunan mulai dari tingkat kampung.
  • Pemberdayaan Ekonomi: Masyarakat mulai mengembangkan budidaya kopi di lahan seluas 2 hektare sebagai komoditas ekonomi baru.
  • Kesehatan Masyarakat: Program Kampung Sehat sangat dirasakan manfaatnya oleh warga di wilayah terpencil yang minim akses layanan medis.

 

Laporan Wartawan Tribun-Papua.com, Feronike Rumere

TRIBUN-PAPUA.COM, MIMIKA – Sekretaris Distrik (Sekdist) Mimika Barat Jauh, Benediktus Kareyau menyampaikan bahwa program Kelompok Kerja (Pokja) dan kampung sehat, Yayasan Pemberdayaan Masyarakat Amugme Kamoro (YPMAK) yang dijalankan di Kampung memberikan dampak positif bagi masyarakat.

Ia mengakui program Yayasan Pemberdayaan Masyarakat Amungme dan Kamoro (YPMAK) selaku pengelola dana kemitraan PT Freeport Indonesia (PTFI) sejalan serta selaras dengan visi dan misi Bupati Mimika Johannes Rettob dan Wakil Bupati Emanuel Kemong dalam mendorong pembangunan dari kampung ke kota.

“Program ini sangat baik dan mendapat sambutan antusias dari masyarakat. Apa yang dijalankan sejak tahun lalu sudah mulai terlihat hasilnya,” ujarnya.

Baca juga: Kanwil Pemasyarakatan Papua Barat Gandeng Tribun Demi Informasi Kredibel

Menurut dia, masyarakat Kampung Potowaiburu menyambut baik berbagai program yang masuk, termasuk program kerja (Pokja) YPMAK dan Kampung Sehat. Pemerintah distrik pun mendukung penuh karena dinilai mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat di wilayah terpencil.

Selain itu, kata Benediktus, program pemberdayaan ekonomi melalui penanaman kopi juga mulai dikembangkan. Saat ini, lahan yang sudah dibuka untuk penanaman kopi mencapai sekitar 2 hektare yang tersebar di dua lokasi, yakni di wilayah kampung dan dekat ibu kota distrik.

“Ini baru pertama kali, dan hasilnya cukup menjanjikan. Kedepan, kami berharap ada tambahan program lain seperti kelapa karena wilayah ini cukup potensial,” jelasnya.

Ia juga menekankan pentingnya program Kampung Sehat yang dinilai sangat dibutuhkan oleh masyarakat, khususnya di daerah yang belum tersentuh layanan kesehatan secara maksimal.

Baca juga: PDFI Papua Dorong Jurnalis Suarakan Isu GEDSI Demi Keadilan Disabilitas

Benediktus menambahkan, pihaknya bersama masyarakat sangat berterima kasih atas berbagai program yang telah dijalankan YPMAK dan pemerintah daerah.

“Kami di Distrik Mimika Barat Jauh sangat bersyukur dan menerima semua program yang masuk karena ini sangat membantu masyarakat,” pungkasnya.(*)

Sumber: Tribun Papua
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved