Pansel DPRK Jayawijaya
Legislator Jayawijaya Segera Panggil Pansel-Pemkab Terkait Seleksi DPRK yang Sarat Kepentingan
"Dari hasil pertemuan tadi kami berkesimpulan bahwa kami akan panggil pihak-pihak terkait dalam hal ini kesbangpol kabupaten, timsel dan juga kesbangp
Penulis: Noel Iman Untung Wenda | Editor: Marius Frisson Yewun
Laporan Wartawan Tribun-Papua.com, Noel Iman Untung Wenda
TRIBUN-PAPUA.COM, WAMENA - Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK) Jayawijaya dalam waktu dekat akan memanggil tim Seleksi calon anggota DPRK jalur Otsus, bersama pemerintah terkait.
Ketua DPRK Jayawijaya Luki Wuka usai melakukan pertemuan dengan sejumlah calon anggota DPR jalur khusus yang merasa dirugikan dari keputusan timsel.
Baca juga: Ketua KNPI Bantah Pernyataan Ismail Asso Tentang Upaya Pemkab Jayawijaya Tekan Miras
Para calon anggota DPRK yang hadir disebut menyampaikan sejumlah aspirasi mereka terkait adanya temuan maladministrasi yang dilakukan oleh timsel serta diduga adanya kosolidasi internal yang mengakomodir calon anggota titipan tanpa mengikuti tahapan.
"Kami dari dewan perwakilan rakyat dengan teman-teman calon DPRK jalur Otsus terkait dengan penetapan calon anggota DPRK dari 5 wilayah adat," ujarnya di Kantor DPRK Jayawijaya, Senin, (14/04/2025).
Baca juga: Suasana Haru dan Hangat Sambut Kapolres Baru Jayawijaya di Wamena
Setelah mendengar sejumlah aspirasi dari para calon anggota DPRK jalur Otsus, pihaknya mengaku menemukan sejumlah persoalan yang perlu mendapat penjelasan dari timsel maupun pemerintah daerah dalam hal ini Kesbangpol.
"Dari hasil pertemuan tadi kami berkesimpulan bahwa kami akan panggil pihak-pihak terkait dalam hal ini kesbangpol kabupaten, timsel dan juga kesbangpol provinsi," katanya.
Baca juga: Tak Hanya Miras, Pengedar Ganja di Jayawijaya Juga Akan Ditindak Tegas
Dia juga mengatakan hal ini berkaitan juga dengan kinerja eksekutif sehingga pihaknya akan meminta kehadiran bupati dan wakil bupati Jayawijaya beserta pimpinan lembaga adat masyarakat.
"Bupati dan wakil bupati, LMA supaya pihak yang dikorbankan ini mereka bisa mendapat penjelasan kenapa dan mengapa alasan mereka bisa dirugikan," katanya.
Sebagai dewan perwakilan rakyat dirinya berharap bupati dan wakil bupati dapat hadir untuk memberikan penjelasan nantinya.
Baca juga: Theo Hesegem: Tak Ada Toleransi Bagi Penjual Miras di Jayawijaya, Semua Bakal Dipulangkan
Ia mencontohkan salah satu kasus yang terjadi adalah penempatan calon tidak sesuai wilayah adat yang bisa memicu konflik antara masyarakat yang perlu dicegah bersama.
"Ini masalah akan panjang karena penempatan 5 wilayah adat ini tidak bisa dimain - main karena dibagikan oleh lembaga masyarakat adat, tetapi penempatan tidak sesuai Jika orang dari suku Hubula ya ambil juga dari suku Hubula tidak boleh putar ke sana dan ke sini, ini tidak boleh karena ini mewakili wilayah adat dan adatnya sudah dibagi," katanya.
Baca juga: Ini Tujuan DPP Paroki Bunda Maria Pikhe di Jayawijaya Gelar Studi Bersama Wenewolok
"Maka timsel mohon berikan penjelasan ini dan wajib hadir karena kami berkesimpulan bahwa DPRK tetap akan pangil dalam waktu beberapa hari ini ke depan," katanya. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/papua/foto/bank/originals/dprkkakakakaka.jpg)