Pegunungan Bintang
Bupati Spei Bidana Minta Pemerinta Pusat Seriusi Pembangunan PLBN di Pegubin
"Daerah kami adalah garda terdepan NKRI. Tapi hingga kini, pembangunan PLBN sebagai simbol kedaulatan belum terealisasi. Kami harap Musrenbang ini men
Penulis: Noel Iman Untung Wenda | Editor: Marius Frisson Yewun
Laporan Wartawan Tribun-Papua.com,Noel Iman Untung Wenda
TRIBUN-PAPUA.COM, WAMENA - Pemerintah Kabupaten Pegunungan Bintang (Pegubin), Papua Pegunungan, menyerukan kepada pemerintah pusat agar segera membangun Pos Lintas Batas Negara (PLBN) sebagai wajah terdepan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) di perbatasan dengan Papua Nugini.
Bupati Pegubin, Spei Y Bidana, dalam pernyataannya di Wamena, Kamis, (08/05/2025) mengatakan pembangunan PLBN sangat krusial untuk memperkuat kehadiran negara di wilayah perbatasan.
Baca juga: Komisi B DPRK Jayawijaya Gelar Kunker Bahas Pajak dan Retribusi Daerah
"Daerah kami adalah garda terdepan NKRI. Tapi hingga kini, pembangunan PLBN sebagai simbol kedaulatan belum terealisasi. Kami harap Musrenbang ini menjadi momentum penting agar pemerintah pusat melalui BNPP segera bertindak," ujarnya.
Spei menjelaskan bahwa Pegubin merupakan satu-satunya kabupaten di Provinsi Papua Pegunungan yang berbatasan langsung dengan negara tetangga.
Baca juga: Pemkab Puncak Usulkan Pengembangan Infrastruktur, Pendidikan dan Kesehatan ke Pemprov Papua Tengah
Ia mengusulkan tiga titik strategis sebagai pintu perbatasan, yakni Distrik Batom, Okyop, dan Tarup (Atoap), dengan prioritas pembangunan di Tarup yang menghubungkan Oksibil dan Tabubil di PNG.
Kata Bidana, Pemkab Pegubin juga telah melakukan berbagai upaya, termasuk audiensi dengan Menteri PUPR sejak 2022 belum adanya payung hukum seperti Peraturan Presiden (Perpres) menjadi penghambat utama pembangunan PLBN.
Baca juga: Wabup Lanny Jaya Tinjau Gudang Logistik, Pastikan Bantuan Untuk Korban Bencana Tersalurkan
Spei menekankan urgensi PLBN karena saat ini Universitas Okmin di Pegubin telah menerima mahasiswa internasional dari wilayah East Sepik, Western Province, dan Manus Island di Papua Nugini.
“Setiap hari warga kedua negara keluar-masuk untuk kegiatan pendidikan dan sosial budaya. Kami satu rumpun, satu suku, punya kedekatan emosional. PLBN akan memudahkan semua ini secara legal dan aman,” tegasnya.
Baca juga: Sekolah Adat Pertama Resmi Dibuka di Papua Pegunungan: Upaya Nyata Pelestarian Budaya Lokal
Ia pun meminta dukungan Kementerian Dalam Negeri untuk mendorong percepatan pembangunan kepada Presiden.
“Ini bukan hanya tentang infrastruktur, tapi tentang kehadiran negara di ujung timur Indonesia. Kami siap jadi beranda NKRI,” pungkas Spei.(*)
Tribun-Papua.com
Masyarakat Pegunungan Bintang
Pemda Pegubin
Wakil Bupati Pegubin
Bupati Pegubin
Papua Pegunungan
PLBN
Perbatasan RI-PNG
Kementerian PUPR
| TNI dan Warga Pegubin Bangun 3 Jembatan yang Dirusak Oleh OPM |
|
|---|
| Mahasiswa Pegunungan Bintang Desak Pemerintah Cairkan Dana Hibah |
|
|---|
| Polisi Pegunungan Bintang Tangkap Pemilik Sabu-Sabu Yang Menggunakan Jasa JNE |
|
|---|
| Mahasiswa Lakukan Demonstrasi, Bangunkan Pemkab Pegubin Yang Mati Suri Terhadap Situasi Oksob |
|
|---|
| TPNPB Sebut TNI-Polri Sebar Hoaks Soal Oksop Aman serta Jadikan Gereja Sebagai Markas |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/papua/foto/bank/originals/asadasdaewaewadfghu.jpg)