Pegunungan Bintang
Mahasiswa Pegunungan Bintang Desak Pemerintah Cairkan Dana Hibah
Kami dengar bahwa dana tersebut sudah tersedia dan hanya menunggu tanda tangan dari Ibu Sekda untuk dicairkan. Tapi hingga kini, dana tersebut belum
Penulis: Yulianus Magai | Editor: Marius Frisson Yewun
Laporan Wartawan Tribun-Papua.com, Yulianus Magai
TRIBUN-PAPUA.COM, JAYAPURA - Ikatan Mahasiswa Pelajar Pegunungan Bintang (IMPPETANG) se-Indonesia yang sedang menuntut ilmu di Jayapura mendesak Pemerintah Kabupaten Pegunungan Bintang segera mencairkan dana hibah yang telah tertunda. Dana hibah sebesar Rp150 juta per tahun yang dijanjikan kepada organisasi mahasiswa ini sudah disetujui, namun hingga saat ini belum juga cair meskipun proposal sudah diajukan pada November 2024.
Baca juga: Heboh, Acara Syukuran Bupati Jayawijaya Berujung Ricuh: Satu Mobil Dalmas Terbakar
Melianus Kakyarmabin, Ketua Panitia Musyawarah Organisasi Mahasiswa (Musorma) IMPPETANG Tahun 2025, kepada Tribun-Papua.com, Minggu (16/3/2025) menjelaskan bahwa organisasi IMPPETANG sudah terdaftar di Kesbangpol dan berhak menerima dana hibah tersebut. Namun, sudah mengajukan proposal lebih dari empat bulan lalu, dana tersebut belum juga diterima.
Baca juga: Pemeriksaan Administrasi Calon Polisi di Polres Jayapura: Memastikan Peserta Memenuhi Persyaratan
"Kami dengar bahwa dana tersebut sudah tersedia dan hanya menunggu tanda tangan dari Ibu Sekda untuk dicairkan. Tapi hingga kini, dana tersebut belum ada di tangan kami," ujar Kakyarmabin.
Keterlambatan pencairan dana ini menghambat sejumlah kegiatan yang sudah direncanakan. Salah satunya adalah acara Natal bersama di Cabang Manokwari yang terpaksa dibatalkan karena kurangnya dukungan dari pemerintah daerah.
Baca juga: PAPUA TERKINI: Syukuran Bupati Jayawijaya Ricuh, Kendaraan Dibakar, Polisi Terluka
"Banyak agenda rutin yang harus dilaksanakan, namun tanpa dana, kegiatan tersebut tidak dapat berjalan. Kami sangat berharap agar pemerintah dapat segera memberikan dukungan yang kami butuhkan," tambah Kakyarmabin.
Kakyarmabin juga menegaskan bahwa Musorma, yang awalnya dijadwalkan pada tahun 2024, kini harus ditunda hingga tahun 2025 karena masalah pendanaan.
Baca juga: BPD Hipmi Papua Sukses Gelar Muscab se-Papua Selatan, Ini Para Ketua BPC Hipmi yang Baru Terpilih
"Seandainya pemerintah merespons kami dengan cepat, Musorma sudah bisa dilaksanakan pada tahun lalu. Namun, masa kepengurusan periode 2023/2024 sudah berakhir pada 22 Desember 2024, dan kami masih menunggu pencairan dana tersebut," jelasnya.
Sebagai Ketua Panitia Musorma IMPPETANG, Kakyarmabin menuntut pemerintah daerah, khususnya Bupati Pegunungan Bintang, untuk segera memberikan kepastian terkait pencairan dana hibah.
Baca juga: Rumah Warga Terbakar di Jalan Kartini Timika, Diduga Akibat Korsleting Listrik
"Kami sudah menunggu cukup lama, dan kami ingin agar pemerintah memberikan informasi yang jelas dan positif agar kegiatan kami dapat berjalan sesuai rencana," tegasnya.
Pemerintah, menurut Kakyarmabin, sering berbicara tentang pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM) yang unggul, namun minim tindakan konkret.
Baca juga: Pemkab Supiori Siapkan Anggaran Rp 23 Miliar Untuk Bayar THR dan Gaji 13 ASN
"Kami berharap pemerintah lebih serius memperhatikan mahasiswa dan organisasi mahasiswa. Dengan dukungan dana, kami bisa melaksanakan kegiatan yang akan berdampak pada pengembangan SDM di daerah kami," pungkas Kakyarmabin.
Selain itu, Kakyarmabin juga menyampaikan kepada Alumni IMPPETANG yang kini sudah berada di posisi legislatif maupun eksekutif, agar memperhatikan kembali jenjang pendidikan dan karir mereka, serta tanggung jawab mereka sebagai alumni IMPPETANG.
Baca juga: Tim Wasev TMMD Bagikan 150 Paket Bahan Makanan di Kampung Kbusdori Kabupaten Biak Numfor
"Kami berharap para alumni tidak hanya berbicara besar, tetapi juga peduli dan memberikan kontribusi nyata terhadap organisasi ini. Kami juga ingin mereka memahami bahwa, sebagai alumni dan pimpinan, mereka memiliki tanggung jawab moral terhadap organisasi yang telah membentuk mereka," tegasnya.
Berikut adalah pernyataan sikap Ikatan Mahasiswa Pelajar Pegunungan Bintang (IMPPETANG) se-Indonesia yang sedang menuntut ilmu di Jayapura.
Baca juga: Tips Memilih Jasa Sewa Hilux Double Cabin yang Aman dan Terpercaya
1. Kami mahasiswa akan menunggu konfirmasi dan informasi positif dari pemerintah untuk menyukseskan kegiatan kami di bulan ini.
2. Jika tidak, kami akan mengambil langkah lebih lanjut sesuai dengan cara dan gaya kami sebagai mahasiswa.(*)
Tribun-Papua.com
Info Pegunungan Bintang
Mahasiswa Pegunungan Bintang
Pemkab Pegunungan Bintang
Hibah
| TNI dan Warga Pegubin Bangun 3 Jembatan yang Dirusak Oleh OPM |
|
|---|
| Bupati Spei Bidana Minta Pemerinta Pusat Seriusi Pembangunan PLBN di Pegubin |
|
|---|
| Polisi Pegunungan Bintang Tangkap Pemilik Sabu-Sabu Yang Menggunakan Jasa JNE |
|
|---|
| Mahasiswa Lakukan Demonstrasi, Bangunkan Pemkab Pegubin Yang Mati Suri Terhadap Situasi Oksob |
|
|---|
| TPNPB Sebut TNI-Polri Sebar Hoaks Soal Oksop Aman serta Jadikan Gereja Sebagai Markas |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/papua/foto/bank/originals/Mahasiswa-pegubin-16-maret-2025.jpg)