Stunting biak
Bupati Biak Minta OPD Serius Tekan Angka Stunting
Tanpa adanya komitmen dan sinergi yang kuat, gerakan ini akan sia-sia. Jangan sampai kegiatan kita hanya menjadi semboyan tanpa
Penulis: Fiona Sihasale | Editor: Marius Frisson Yewun
Laporan Wartawan Tribun-Papua.com, Fiona Sihasale
TRIBUN-PAPUA.COM, BIAK NUMFOR - Pemerintah Kabupaten Biak Numfor, Provinsi Papua melalui Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana (DP3AKB) menggelar kegiatan Aksi Rembuk Stunting sebagai bagian dari upaya percepatan penurunan angka stunting di daerah tersebut.
Pelaksana Harian (Plh) Sekretaris Daerah Biak Numfor, Fransisco Olla mewakili Bupati Biak Numfor di Swisbell Hotel Cenderawasih Biak, Senin (23/6/2025) mengatakan percepatan penurunan angka stunting merupakan salah satu program prioritas nasional yang harus dan wajib didukung bersama-sama.
Baca juga: Praktik Aborsi di Sorong Papua Barat Daya, Dua Bidan Ditangkap: Pasien Tembus 120 Orang
“Artinya, intervensi terhadap stunting harus dilakukan secara spesifik dan terpadu oleh seluruh pemangku kepentingan,” ujarnya.
Olla mengatakan bahwa stunting adalah persoalan kesehatan esensial yang berdampak jangka panjang terhadap masa depan generasi, baik secara nasional maupun lokal. Karena itu, penanganan stunting perlu melibatkan berbagai pihak dan aspek secara berkelanjutan, mulai dari kesehatan, keluarga hingga perilaku.
Baca juga: Perbaikan Pasar Sentral Mimika Terbengkalai, Kepala Disperindag Bilang Begini
Plh Sekda mengajak seluruh elemen untuk lebih serius dan berkomitmen dalam upaya percepatan penurunan stunting melalui kerja nyata yang terencana dan berkualitas.
“Tanpa adanya komitmen dan sinergi yang kuat, gerakan ini akan sia-sia. Jangan sampai kegiatan kita hanya menjadi semboyan tanpa gerakan nyata,” tegasnya.
Baca juga: Masyarakat Nabire Diimbau Tidak Membuang Sampah Sembarangan di Tengah Cuaca Ekstrem
Ia juga mengingatkan bahwa penanganan stunting bukan hanya tanggung jawab Dinas Kesehatan atau Dinas Kependudukan dan DP3AKB saja, tetapi tanggung jawab bersama semua pihak.
“Setiap perangkat daerah harus serius mendukung program strategis pemerintah dengan melakukan intervensi sensitif dan spesifik secara optimal,” tambahnya.
Baca juga: Disiplin Diperketat, Pemkab Mimika Ancam Potong TPP Pegawai yang Absen
Ia meminta tim percepatan penurunan stunting di semua tingkatan baik kabupaten, distrik, kelurahan, hingga kampung agar segera menyusun strategi dan memperhatikan sinergi lintas sektor agar semua lini bergerak cepat dalam penanganan stunting.(*)
| TPNPB Yahukimo Klaim Tembak 2 Orang Karena Langgar Ultimatum Zona Perang |
|
|---|
| KKB Tembak Tenaga Profesional Pemkab Yahukimo, Mobil Korban Diadang dan Ditembaki Pelaku |
|
|---|
| Jadwal Kapal Pelni Batam-Belawan Mei 2026, Harga Tiket KM Kelud Mulai Rp267 Ribu |
|
|---|
| KKB Yahukimo Tembak Leher Warga Perantau Hingga Harus Dirujuk ke Jayapura |
|
|---|
| Warga Jayapura Demo Tolak Pindah dari Tanah Mereka Demi Pengembangan RS Marthen Indey |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/papua/foto/bank/originals/Sndutn.jpg)