Pemkab Biak Numfor
Pemda Biak Numfor Optimalkan Potensi Daerah Genjot PAD
Pemerintah daerah melalui dinas teknis akan memasang portal retribusi di beberapa titik strategis, seperti RSUD, Pasar Ikan, dan eks Pasar Inpres.
Penulis: Fiona Sihasale | Editor: Paul Manahara Tambunan
Laporan Wartawan Tribun-Papua.com, Fiona Sihasale
TRIBUN-PAPUA.COM, BIAK NUMFOR - Pelaksana Tugas (Plt) Sekretaris Daerah Kabupaten Biak Numfor, Papua, Zacharias L Mailoa, menegaskan pentingnya langkah konkret dan inovatif dari seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) pemungut untuk mengoptimalkan potensi daerah dalam upaya meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD).
Menurut Plt Sekda, di sisa waktu dua bulan terakhir tahun anggaran 2025, seluruh OPD harus bergerak cepat dan bekerja secara terukur agar target PAD yang ditetapkan sebesar Rp49 miliar dapat tercapai ataupun mendekati target yang ditetapkan.
Plt Sekda mengatakan, meskipun masih terdapat sejumlah kendala dan kekurangan dalam pelaksanaan pemungutan pajak serta retribusi, namun semangat dan komitmen OPD pemungut menjadi kunci keberhasilan peningkatan PAD.
Baca juga: Bupati Biak Numfor Tinjau Pelayanan Publik di Kepulauan Terluar
Ia menilai, sejumlah sektor masih menyimpan potensi besar yang selama ini belum tergarap secara optimal, seperti pajak air bawah tanah, Pajak Bumi dan Bangunan (PBB), serta berbagai bentuk retribusi daerah lainnya.
“Dari hasil evaluasi yang kami lakukan, ternyata banyak potensi pendapatan daerah yang belum digali secara maksimal. Kami sedang menyiapkan langkah-langkah strategis, termasuk mengaktifkan kembali sejumlah portal retribusi untuk memperkuat sistem pemungutan,” ujarnya, usai ditemui media di Biak, Kamis (23/10/2025)
Dikatakan pula bahwa, dalam waktu dekat pemerintah daerah melalui dinas teknis akan memasang portal retribusi di beberapa titik strategis, seperti RSUD, Pasar Ikan, dan eks Pasar Inpres.
Langkah ini dinilai penting sebagai upaya peningkatan akuntabilitas dan transparansi pengelolaan pendapatan daerah.
Lebih lanjut, ia mengajak seluruh masyarakat Kabupaten Biak Numfor untuk berperan aktif dalam mendukung peningkatan PAD dengan menjadi wajib pajak yang taat.
“Sebagai warga negara yang baik, kita semua berkewajiban membayar pajak dan retribusi. Itu bagian dari kontribusi nyata terhadap kemajuan pembangunan dan kesejahteraan masyarakat,” tegasnya.
Baca juga: OPD Biak Numfor Diminta Gunakan SSH Agar Penyusunan DPA Lebih Rasional
Ia menambahkan, PAD memiliki peran vital dalam pembiayaan pembangunan daerah. Dana tersebut digunakan untuk membiayai berbagai sektor penting, mulai dari infrastruktur, pendidikan, kesehatan, hingga peningkatan pelayanan publik.
“Semakin besar PAD yang kita hasilkan, semakin besar pula kemampuan daerah dalam membangun dan menjawab kebutuhan masyarakat,” pungkasnya. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/papua/foto/bank/originals/NG-PAD-Plt-Sekda-Biak-Numfor-Zacharias-L-Mail.jpg)