BPJS Kesehatan
Dirut BPJS Kesehatan Kunjungi Mimika Papua Tengah untuk Optimalisasi JKN
Kunjungan tersebut menjadi upaya BPJS Kesehatan menyerap aspirasi pemerintah daerah guna memastikan layanan JKN di wilayah
Ringkasan Berita:
- Sinergi BPJS & Pemkab: Dirut BPJS Kesehatan mengunjungi Mimika untuk memperkuat kolaborasi layanan JKN.
- Peningkatan Mutu: BPJS mendorong Pemkab meningkatkan kualitas fasilitas, tenaga kesehatan, dan sarana medis.
- Target 100 Persen: Bupati Mimika menargetkan seluruh penduduk menjadi peserta aktif JKN dalam RPJMD 2025–2029.
- Jaminan Perlindungan: Pemkab Mimika mengalokasikan anggaran daerah untuk reaktivasi kepesertaan warga yang dinonaktifkan.
Laporan Wartawan Tribun-Papua.com, Feronike Rumere
TRIBUN-PAPUA.COM, MIMIKA – Direktur Utama BPJS Kesehatan, Prihati Pujowaskito melakukan kunjungan ke Kabupaten Mimika untuk memperkuat sinergi dengan pemerintah daerah dalam penyelenggaraan Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN), Jumat (6/3/2026).
Kunjungan tersebut menjadi upaya BPJS Kesehatan menyerap aspirasi pemerintah daerah guna memastikan layanan JKN di wilayah Papua, khususnya di Kabupaten Mimika dapat berjalan optimal.
Pujo mengatakan penguatan kolaborasi antara BPJS Kesehatan dan pemerintah daerah menjadi langkah strategis untuk memastikan seluruh masyarakat dapat memperoleh perlindungan kesehatan melalui Program JKN.
Menurutnya, dukungan pemerintah daerah juga penting dalam menjaga kualitas dan pemerataan layanan kesehatan bagi peserta JKN.
Baca juga: Jangan Terkecoh Pagi yang Cerah, 15 Distrik di Mimika Tetap Berpotensi Hujan
“Kunjungan ini kami lakukan untuk menyerap aspirasi pemerintah daerah agar penyelenggaraan Program JKN di Papua, khususnya di Kabupaten Mimika, dapat semakin membuka akses layanan kesehatan bagi masyarakat tanpa harus khawatir biaya,” ujar Pujo dalam rilis yang diterima Tribun-Papua.com, Sabtu (7/3/2026).
Pada kesempatan tersebut, Pujo juga menyempatkan berkunjung ke RS TNI AD Tk. IV Oro Doro Enakoa Timika.
Ia menekankan bahwa penguatan layanan kesehatan tidak hanya menjadi tanggung jawab BPJS Kesehatan, tetapi juga membutuhkan dukungan pemerintah daerah melalui dinas kesehatan.
Dukungan tersebut, kata Pujo, meliputi peningkatan mutu layanan di fasilitas kesehatan, pemenuhan tenaga kesehatan, penyediaan sarana dan prasarana yang memadai, serta peningkatan kualitas pelayanan di fasilitas kesehatan tingkat pertama (FKTP) maupun rumah sakit.
Selain itu, pemerintah daerah juga berperan aktif dalam peningkatan kepesertaan aktif masyarakat dalam Program JKN.
Pujo menjelaskan, dukungan tersebut dapat diwujudkan melalui upaya pendataan dan reaktivasi kepesertaan JKN bagi peserta Penerima Bantuan Iuran (PBI) yang sebelumnya dinonaktifkan agar masyarakat yang membutuhkan tetap memperoleh perlindungan kesehatan.
Baca juga: Menepi dari Deadline, Wartawan Nabire Tebar Manisnya Berbagi di Jalanan
“Kami berharap dukungan pemerintah daerah, termasuk melalui dinas kesehatan, dapat semakin memperkuat kualitas layanan di fasilitas kesehatan. Dengan sinergi yang kuat, masyarakat di Mimika dapat memperoleh akses layanan kesehatan yang lebih mudah, cepat, dan setara melalui Program JKN,” ucapnya.
Sementara itu, Bupati Mimika, Johannes Rettob mengungkapkan bahwa Pemerintah Kabupaten Mimika berkomitmen memastikan masyarakat mendapatkan perlindungan kesehatan melalui Program JKN.
Komitmen tersebut tercermin dalam target pembangunan daerah yang menempatkan kepesertaan aktif JKN sebagai salah satu indikator utama sektor kesehatan.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/papua/foto/bank/originals/sasdkadklasdas.jpg)