Waisak di Nabire
Waisak di Nabire Ajarkan Perdamaian Dunia Bukan Datang Dari Luar
Hari raya Waisak yang menjadi hari suci terbesar bagi umat Buddha di seluruh dunia ini, menjadi momen penting untuk memperingati
Penulis: Calvin Louis Erari | Editor: Marius Frisson Yewun
Ringkasan Berita:
- Ibadah Khidmat: Umat Buddha di Nabire merayakan Hari Raya Trisuci Waisak 2570 BE dengan penuh sukacita di Vihara Buddha Dharma Karuna, Kampung Wadio.
- Pesan Utama: Perayaan tahun ini membawa pesan kuat untuk menebar cinta kasih dan menumbuhkan perdamaian dunia dalam kehidupan sehari-hari.
- Inti Khotbah: Ketua Vihara Hendrik Kanisius menegaskan bahwa perdamaian sejati tidak datang dari luar, melainkan tumbuh dari hati yang bersih dari benci.
Laporan Wartawan Tribun-Papua.com, Calvin Louis Erari
TRIBUN-PAPUA.COM, NABIRE - Umat Buddha di Kabupaten Nabire, Papua Tengah merayakan Hari Raya Trisuci Waisak 2570 Buddhis Era (BE)/2026 dengan khidmat.
Prosesi ibadah berlangsung penuh sukacita di Vihara Buddha Dharma Karuna Nabire, Kampung Wadio, SP 3, Distrik Nabire Barat.
Hari raya Waisak yang menjadi hari suci terbesar bagi umat Buddha di seluruh dunia ini, menjadi momen penting untuk memperingati tiga peristiwa suci yakni, kelahiran Maha Bodhisatwa Siddhartha di Taman Lumbini, pencapaian pencerahan sempurna Samana Gotama menjadi Buddha Sakyamuni di Bodhgaya dan Mahaparinirwana Buddha Sakyamuni di Kusinara.
Baca juga: PSSI Puji Kecerdasan Anak Papua Serap Taktik Sepak Bola Modern Belanda
Ketua Vihara Buddha Dharma Karuna Nabire, Hendrik Kanisius mengatakan, perayaan Waisak tahun ini mengusung tema, Menebar Cinta, Menumbuhkan Perdamaian Dunia.
"Tema ini mengajak umat untuk memahami Dharma secara kontekstual, bukan sekadar tekstual. Cinta kasih harus dipraktikkan dalam kehidupan sehari-hari, baik dalam lingkup keluarga, masyarakat, maupun kepada semua makhluk melalui sikap dan tindakan nyata," kata Hendrik dalam sambutanya, Minggu, (31/5/2026).
Dalam suasana yang khidmat, bait-bait suci paritta, sutta dan gatha dilantunkan para jemaat sebagai bentuk perenungan atas ajaran cinta kasih Buddha.
Hendrik mengatakan perdamaian sejati bukanlah sesuatu yang datang dari luar, melainkan tumbuh dari hati yang jernih dan penuh cinta kasih.
Baca juga: Pakai Riset Statistik, Tokoh Pemuda Adat Nabire Jagokan Belanda dan Prancis
Mengutip Metta Sutta, dia mengingatkan umat memancarkan cinta kasih kepada semua makhluk tanpa batas, tanpa rintangan, serta jauh dari kebencian dan permusuhan.
Menurut Hendrik, perjalanan menuju perdamaian dunia memang tidak mudah, namun bukan berarti mustahil.
"Perdamaian dunia berawal dari diri sendiri, dari hati yang bersih dari keserakahan dan kebencian. Setiap kebaikan kecil yang dilakukan secara konsisten akan menjadi benih yang memperkuat jalinan harmoni di tengah masyarakat," tandasnya.
Melalui momentum ini, Hendrik mengajak umat Buddha di Nabire untuk meneladani empat kualitas luhur dalam Brahmavihara, yakni cinta kasih, kasih sayang, simpati dan keseimbangan batin.
Baca juga: DPR Papua Minta WTP 6 Kali Biak Numfor Berimbang Dengan Ekonomi Masyarakat
Dia bilang nilai-nilai ini sangat relevan dalam membangun sikap toleransi dan menciptakan kehidupan sosial yang harmonis di tengah kemajemukan bangsa.
Hendrik berharap berkah Waisak membawa kesejahteraan dan kedamaian bagi umat, bangsa Indonesia dan seluruh dunia.
"Bahagia masyarakatnya, sejahtera bangsanya, harmonis negaranya, damai Indonesia, dan damai bagi dunia," pungkasnya. (*)
Tribun-Papua.com
Perayaan Waisak di Papua
Tri Suci Waisak
Hari Raya Waisak
Masyarakat Nabire
Nabire
Kabupaten Nabire
| Jadwal Kapal Pelni Serui-Sorong Juni 2026, Ada KM Ciremai |
|
|---|
| Punya Lebih 6,5 Juta Jemaat, Begini Sejarah HKBP dan Peran Strategis Pemuda di Era Digital |
|
|---|
| Pemuda Papua Pegunungan Siapkan Nobar Piala Dunia 2026, Dukung Senegal Jadi Juara |
|
|---|
| Kehadiran KDM Warnai Konferensi APS di Kota Jayapura: Bahas Lompatan Baru Pembangunan Papua |
|
|---|
| Jadwal Kapal Pelni Belawan-Batam Juni 2026, Cek Harga Tiket KM Kelud |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/papua/foto/bank/originals/waiskaadiknabiereer.jpg)