ypmak
Yayasan Pemberdayaan Masyarakat Amungme dan Kamoro (YPMAK)

Kisah Inspirasi Anak Papua

Mahasiswa Yahukimo Lulus S1 Berkat Usaha Roti Bakar, Jadi Inspirasi di Wisuda Uncen

1.039 lulusan dari berbagai fakultas resmi dikukuhkan pada kesempatan ini. Suasana auditorium penuh dengan semangat da

Tribun-Papua.com/Yulianus Magai
KISAH INSPIRASI PAPUA - Melkianus Pase, S.Pd, putra dari Distrik Pasema, Yahukimo, Papua Pegunungan mengenakan toga wisuda Uncen, saat membagikan roti bakar gratis kepada masyarakat yang melintas di depan Asrama Mimika Waena, Kota Jayapura, Papua, Kamis, (28/8/2025). Ini merupakan bentuk syukuran dari Melkianus Pase sebab berkat usaha roti bakar, ia bisa memenuhi kebutuhan dan membiayai kuliah hingga wisuda. 

“Ini bentuk syukur saya. Dari roti bakar saya bisa sekolah, jadi saya rayakan kelulusan dengan bagikan kembali roti bakar untuk orang-orang di sekitar. Semoga ini jadi berkat untuk mereka,” ucapnya tulus.

Baca juga: Dipindahkan ke Makassar, 4 Terdakwa Makar Asal Papua Barat Daya Menjalani Sidang Perdana

Aksi sederhana itu menjadi penutup manis dari perjalanan panjangnya sebagai mahasiswa. Sebuah perayaan yang bukan hanya merayakan gelar akademik, tetapi juga merayakan semangat kebersamaan, kerja keras, dan kepedulian.

Kini, dengan toga di pundaknya, Melkianus tidak hanya membawa pulang gelar Sarjana Pendidikan, tetapi juga membawa pulang sebuah cerita inspiratif. Cerita bahwa sebuah usaha kecil jualan roti bakar di pinggir jalan bisa mengantarkan seorang anak muda Papua berdiri sejajar dengan ribuan sarjana lainnya.

“Semua ini berkat Tuhan dan dukungan orang-orang baik, terutama kakak Nelson yang sudah menjadi keluarga kedua bagi saya. Tanpa beliau, mungkin saya tidak bisa berdiri di sini hari ini,” kata Melkianus mengenang kebaikan Nelson.

Baca juga: 125 Petugas Anti Sampah Plastik Mulai Bekerja, Pemkot Jayapura Upayakan Kebersihan Jadi Budaya

Ia berharap, kisahnya menjadi api semangat bagi banyak mahasiswa Papua yang sedang berjuang dalam keterbatasan.

“Kalau saya bisa, saya percaya banyak anak Papua lain juga bisa. Jangan pernah menyerah. Pendidikan adalah kunci untuk masa depan kita semua,”katanya.

Sementara itu, Ketua Senat Universitas Cenderawasih, Prof. Dr. Balthasar Kambuaya, dalam sambutannya menegaskan bahwa wisuda bukanlah akhir dari proses pendidikan.

dsdasmsdaikgappppoqw
KISAH INSPIRASI PAPUA - Melkianus Pase, S.Pd, putra dari Distrik Pasema, Yahukimo, Papua Pegunungan mengenakan toga wisuda Uncen, saat membagikan roti bakar gratis kepada masyarakat yang melintas di depan Asrama Mimika Waena, Kota Jayapura, Papua, Kamis, (28/8/2025). Ini merupakan bentuk syukuran dari Melkianus Pase sebab berkat usaha roti bakar, ia bisa memenuhi kebutuhan dan membiayai kuliah hingga wisuda.

“Setelah keluar dari kampus ini, mereka harus terus belajar. Lingkungan selalu berubah dari waktu ke waktu, sehingga dibutuhkan kemampuan beradaptasi yang tinggi. Kalau berhenti belajar, maka mereka akan tertinggal,” ujar Prof. Kambuaya.

Ia juga menekankan peran penting lulusan Uncen sebagai motor penggerak pembangunan, bukan sekadar pencari kerja.

“Kami berharap para alumni kembali ke daerah masing-masing dan menjadi orang-orang yang mampu menciptakan pekerjaan. Dengan skill yang sudah diperoleh, mereka bisa membuka peluang kerja bagi orang lain. Itu baru sarjana yang memiliki arti,” pungkasnya. (*)

Sumber: Tribun Papua
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved