kabupaten yapen
Ini Pesan Pemerintah Yapen Saat Membuka Konferensi KAPP
Bagi masyarakat Papua, adat bukan sekadar simbol. Ia adalah napas, pengikat persaudaraan, dan pedoman hidup yang
Penulis: Yulian Marvin Raubaba | Editor: Marius Frisson Yewun
Laporan Wartawan Tribun-Papua.com, Marvin Raubaba
TRIBUN-PAPUA.COM, YAPEN - Suasana hangat terasa di Ballroom Hotel Mauren, Serui, Jumat (22/8/2025). Ratusan tokoh adat, pengusaha dan perwakilan pemerintah daerah berkumpul dalam satu forum Konferensi Daerah Istimewa Kamar Adat Pengusaha Papua (KAPP).
Bagi masyarakat Papua, adat bukan sekadar simbol. Ia adalah napas, pengikat persaudaraan, dan pedoman hidup yang diwariskan dari generasi ke generasi.
Baca juga: Nelson Yohosua Ondi Dilantik Sebagai Wakil Ketua III DPRK Jayapura
Hal inilah yang menjadi inti pesan Bupati Kepulauan Yapen, Benyamin Ariso, yang disampaikan melalui Plt Asisten I Yohanes Matayane.
“Adat menjaga marwah dan martabat orang asli Papua. Dari adat pula kita belajar menjaga keseimbangan hidup dengan sesama dan dengan alam,” kata Yohanes Matayane, disambut anggukan para tokoh adat yang hadir.
Baca juga: Pengurus dan Pemerintah Rayakan 51 Tahun Kontribusi YPPK Bagi Masyarakat
Pemerintah Kabupaten Yapen melihat peran KAPP lebih dari sekadar organisasi. Di mata pemerintah, KAPP adalah jembatan penting untuk memastikan pembangunan tidak hanya berbicara tentang infrastruktur fisik, tetapi juga memperkuat pondasi sosial, budaya, ekonomi kerakyatan, dan kearifan lokal.
Konferensi ini pun dipandang sebagai momentum melahirkan gagasan besar, menjadikan Orang Asli Papua sebagai subjek utama pembangunan, bukan sekadar penonton di tanahnya sendiri.
Baca juga: BREAKING NEWS: Benhur Tomi Mano Sampaikan Pidato Pasca-PSU Pilkada Papua, Berikut Isinya
“Ketika pemerintah dan adat berjalan bersama, Papua akan menemukan jalannya menuju kesejahteraan dan kedamaian,” lanjut Yohanes Matayane.
Acara ini berlangsung penuh kekeluargaan. Para pemimpin adat, pengusaha lokal, hingga perwakilan keamanan duduk bersama, berdiskusi, dan bertukar pikiran.
Baca juga: Wabup Yapen Ajak Tokoh Agama Jadikan EWS Sebagai Budaya
Hadir diantaranya, Ketua DPRK Kepulauan Yapen Ebzon Sembai, Ketua Umum KAPP Goollef Wolter Baransano, pengurus KAPP Pusat dan Provinsi Papua, Ketua Pokja Adat MRP Papua, Ketua Dewan Adat Tabi, serta perwakilan dari sembilan kabupaten/kota se-Papua.
Lebih dari sekadar konferensi, pertemuan ini menjadi ruang untuk merajut harapan bahwa, pembangunan Papua tidak boleh meninggalkan adat, dan adat tidak boleh berjalan sendiri tanpa dukungan pemerintah.(*)
Tribun-Papua.com
Kamar Adat Pengusaha Papua (KAPP)
Himpunan Perempuan Kreatif dan Pengusaha Papua (HP
Pengusaha Papua
Kabupaten Yapen
Pemkab Yapen
Kepulauan Yapen
| Penumpang Gelap Masih Jadi Masalah Serius Pelayaran di Perairan Yapen |
|
|---|
| DPRK Yapen Siap Perjuangkan MCK di Pasar Tradisional Waita yang Baru Diresmikan |
|
|---|
| 6 Pelajar SMA Kasih Bangsa Serui Mewakili Yapen Pada Ajang WICE di Malaysia |
|
|---|
| KPU Kepulauan Yapen Mulai Distribusi Logistik PSU Pilgub Papua |
|
|---|
| Masyarakat Yapen Unjuk Rasa Minta DPRK Hentikan Aktivitas Perusahaan Galian C di Anotaurei |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/papua/foto/bank/originals/sdadasdsadasdacvbgh.jpg)