Kamis, 11 Juni 2026

RSUD Serui

Cegah Tragedi Irene Sokoy Terulang, Yapen Dirikan Sekretariat Urus KTP dan BPJS di IGD

"Jadi kalau ada pasien yang belum punya kartu BPJS Kesehatan, E-Ktp, Kartu Keluarga hingga dokumen kependudukan

Tayang:
Tribunnews.com/Yulian Marvin Raubaba
PELAYANAN MASYARAKAT YAPEN - Bupati Kepulauan Yapen Benyamin Arisoy, saat memberikan laporan perkembangan RSUD Serui kepada Wakil Gubernur Papua Aryoko Rumaropen terkait penambahan sekertariat di IGD, yang bertrlangsung di Aula RSUD Serui, Rabu (26/11/2025). Ia bilang bahwa akan ada sekertariat di IGD yang bakal membantu kepengurusan administrasi pasien. 
Ringkasan Berita:
  • Inovasi Sekretariat IGD: Pemkab Kepulauan Yapen akan menyediakan satu sekretariat terpadu di ruangan Instalasi Gawat Darurat (IGD) RSUD Serui.
  • Staf Gabungan: Sekretariat ini akan diisi oleh staf ASN dari Disdukcapil, Dinas Sosial, Dinas Kesehatan, dan BPJS Kesehatan.
  • Tujuan: Fungsi utamanya adalah membantu dan membuatkan dokumen administrasi pasien (seperti BPJS Kesehatan, E-KTP, dan KK) secara langsung di tempat.

 

Laporan Wartawan Tribun-Papua.com, Marvin Raubaba.

TRIBUN-PAPUA.COM, YAPEN - Pemerintah Daerah Kabupaten Kepulauan Yapen, Provinsi Papua bakal menyediakan satu sekertariat di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Serui.

Hal itu dilaporkan oleh Bupati Kepulauan Yapen Benyamin Arisoy, kepada Wakil Gubernur Papua Aryoko Rumaropen, disela-sela agenda peresmian IGD yang berlangsung di Aula RSUD Serui, Rabu, (26/11/2025).

Sekertariat tersebut nantinya bakal ditempatkan di ruangan Instalasi Gawat Darurat (IGD), yang diisi oleh staf ASN dari Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil), Dinas Sosial, Dinas Kesehatan serta pihak BPJS Kesehatan.

Baca juga: RSUD Serui Resmi Jadi Rujukan Pasien dari Waropen dan Mamberamo Raya

Tujuannya untuk membantu proses administrasi para pasien yang belum memiliki dokumen kependudukan maupun lainnya.

"Jadi kalau ada pasien yang belum punya kartu BPJS Kesehatan, E-Ktp, Kartu Keluarga hingga dokumen kependudukan lainnya, akan dibantu buatkan langsung oleh para petugas di sekertariat tersebut," jelasnya.

Terobosan ini dibuat Pemkab Yapen yang berangkat dari peristiwa kematian Alm, Irene Sokoy yang terjadi beberapa waktu lalu di Jayapura.

Baca juga: PT BCA Gandeng Pelajar Merauke Tanam Ratusan Pohon Lawan Krisis Iklim

Bupati berharap bahwa, selain pasien dapat terbantu dalam proses adminstrasi, namun yang lebih penting adalah, kejadian yang dialami Alm Ibu Irene Sokoy tidak terjadi di RSUD Serui.

Untuk itu, bupati meminta dukungan dari Gubernur dan Wakil Gubernur Papua agar memberi perhatian pada pelayanan dasar di sektor kesehatan bukan hanya di Yapen, tetapi di semua Kabupaten di wilayah Provinsi Papua. (*)

Sumber: Tribun Papua
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved