Info Tolikara
Tolikara Umumkan Pemekaran Tiga Distrik Baru
Tiga distrik yang akan segera dimekarkan adalah Distrik Wandugineri, Distrik Wandikwanena, dan Distrik Wonambur.
Penulis: Noel Iman Untung Wenda | Editor: Paul Manahara Tambunan
Laporan Wartawan Tribun-Papua.com, Noel Iman Untung Wenda
TRIBUN-PAPUA.COM, TOLIKARA – Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Republik Indonesia di Kabupaten Tolikara, Minggu, (17/8/2025), menjadi momen bersejarah bagi masyarakat.
Dalam upacara yang berlangsung khidmat di Distrik Danime, Pemerintah Kabupaten Tolikara mengumumkan rencana pemekaran tiga distrik baru sebagai hadiah kemerdekaan bagi warganya.
Baca juga: Bupati Tolikara Salurkan BLT dan Sembako Tahap II Tahun 2025: Pastikan Bantuan Tepat Sasaran
Tiga distrik yang akan segera dimekarkan adalah Distrik Wandugineri, Distrik Wandikwanena, dan Distrik Wonambur.
Informasi itu disampaikan oleh Asisten II Setda Tolikara, Dr Imanuel Gurik mewakili Bupati Tolikara, Willem Wandik dalam sambutan resminya.
“Distrik-distrik baru ini segera akan kami ajukan ke DPRD untuk penetapan melalui Sidang Paripurna, agar memiliki dasar hukum yang sah dan dapat segera berfungsi melayani masyarakat,” ujar Dr. Gurik.
Tak hanya menyampaikan pengumuman, Dr. Gurik juga melakukan kunjungan langsung ke lokasi calon Distrik Wandugineri.
Dalam kunjungan itu, ia berdialog dengan masyarakat dan mendengarkan aspirasi warga terkait rencana pemekaran.
“Kami hadir bukan sekadar meninjau lokasi, tetapi untuk mendengar langsung suara masyarakat. Distrik Wandugineri diharapkan menjadi pusat pelayanan baru yang lebih dekat dan efisien,” jelasnya.
Ia menegaskan, pemekaran wilayah bertujuan memperpendek jarak pelayanan pemerintahan, mempercepat pembangunan, sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat, terutama di wilayah perbatasan dengan Kabupaten Lanny Jaya.
Selain pemekaran distrik, pemerintah juga menetapkan Distrik Danime dan Distrik Douw sebagai pusat pertumbuhan pembangunan baru.
Dengan demikian, jumlah distrik yang menjadi pusat pembangunan meningkat dari empat menjadi enam wilayah.
Baca juga: Bupati Tolikara Perpanjang Kemitraan Hukum dengan Kejaksaan Jayawijaya
“Kami ingin memastikan pelayanan dan pembangunan benar-benar menjangkau seluruh masyarakat di pelosok Tolikara. Ini adalah langkah konkret menuju pemerataan dan kemajuan bersama,” tambah Gurik.
Pengumuman tersebut disambut gembira oleh masyarakat.
Mereka optimistis pemekaran dan penambahan pusat pembangunan akan membawa dampak signifikan, mulai dari pemerataan pembangunan, peningkatan akses layanan publik, hingga kualitas hidup masyarakat di wilayah Papua Pegunungan.
Langkah pemerintah yang turun langsung ke lokasi calon distrik menjadi bukti bahwa pembangunan di Tolikara bukan hanya dirancang dari balik meja, tetapi benar-benar dibangun bersama rakyat. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/papua/foto/bank/originals/OLIKARA-Asisten-II-Setda-Tolikara-D.jpg)