TOPIK
Tolak Tambang di Raja Ampat
-
Greenpeace berharap KPK bisa terlibat dalam membenahi karut-marut tata kelola pertambangan nikel dalam kerangka pemberantasan korupsi
-
Perusahaan tambang Gag Nikel mendapat persetujuan Rencana Kerja dan Anggaran Belanja (RKAB) untuk produksi nikel 3 juta wet metrik ton.
-
Mahasiswa juga menyayangkan perhatian pemerintah daerah yang dinilai terlalu fokus pada proyek pusat, namun melupakan pembangunan sumber daya manusia
-
Mendesak Presiden Prabowo Subianto mendesak Menteri ESDM Bahlil Lahadalia segera menutup dan mencabut seluruh investasi perusahaan tambang dan IUP.
-
Aksi tersebut digelar sebagai bentuk protes terhadap kerusakan lingkungan yang disebabkan adanya aktivitas pertambangan di wilayah adat
-
Tujuan utama dari aksi ini adalah menolak aktivitas pertambangan yang dinilai merusak lingkungan serta merugikan hak-hak masyarakat adat Papua.
-
Trestania juga mengkritisi pernyataan Presiden Prabowo yang dinilai tidak memiliki dasar hukum kuat terkait dukungan terhadap tambang di Raja Ampat.
-
Pendeta Darwin Darmawan, menyatakan bahwa gereja tak boleh diam saat alam terluka oleh praktik eksploitasi tak bertanggung jawab.
-
Aksi demonstrasi akan dilakukan di dua titik utama, yaitu Kantor DPR Papua dan Majelis Rakyat Papua (MRP).
-
Rusaknya pulau di Raja Ampat diungkap Menteri Lingkungan Hidup, Hanif Faisol Nurofiq, dalam jumpa pers di Hotel Pullman, Jakarta, Minggu (8/6/2025).
-
Kehadiran Menteri ESDM dan rombongan Forkopimda Papua Barat Daya di Pulau Gag sebagai tontonan nasional yang memalukan.
-
Banyak laporan dari masyarakat tentang tambang-tambang ilegal yang masih beroperasi dengan bekingan oknum aparat pemerintah maupun aparat TNI/Polri.
-
Bagaimanapun juga, aksi masyarakat dan mahasiswa terkait penambangan di Raja Ampat harus direspons cepat oleh negara