Minggu, 14 Juni 2026

YPMAK

Pengurus Pokja Kampung Atuka Resmi Lanjutkan Program Pemberdayaan Ekonomi YPMAK

Salah satu program kampung YPMAK dilaksankaan di Kampung Atuka, Distrik Mimika Tengah, melalui pembentukan Kelompok Kerja

Tayang:
Tribun-Papua.com
PEMBERDAYAAN EKONOMI KAMPUNG - Tim (YPMAK) bersama masyarakat Kampung Atuka saat melakukan sosialisasi dan pembentukan Kelompok Kerja (Pokja) Program Kampung tahun 2026 di Balai Kampung Atuka, Distrik Mimika Tengah, Kabupaten Mimika, Selasa (10/3/2026). Dalam pertemuan tersebut masyarakat sepakat mempertahankan pengurus Pokja lama untuk melanjutkan program pemberdayaan masyarakat. 
Ringkasan Berita:
  • YPMAK melakukan sosialisasi dan pembentukan Pokja Program Kampung 2026 di Kampung Atuka, Mimika Tengah. 
  • Dalam musyawarah, masyarakat sepakat mempertahankan pengurus lama dengan alokasi anggaran program sebesar Rp300 juta yang difokuskan pada pemberdayaan masyarakat, khususnya pengembangan kelapa.

 

Laporan Wartawan Tribun-Papua.com, Feronike Rumere

TRIBUN-PAPUA.COM, MIMIKA – Yayasan Pemberdayaan Masyarakat Amungme Kamoro (YPMAK) selaku pengelola dana kemitraan PT Freeport Indonesia (PTFI) terus menggencarkan pelaksanaan program kampung di wilayah Kabupaten Mimika.

Salah satu program kampung YPMAK dilaksankaan di Kampung Atuka, Distrik Mimika Tengah, melalui pembentukan Kelompok Kerja (Pokja) tahun 2026 yang dipilih langsung oleh masyarakat, sesuai kebutuhan dan usulan di kampung.

Tim YPMAK yang hadir pada program kampung di Atuka adalah Staf Divisi Ekonomi YPMAK, Febri Sianipa, Julius Cenawatme dan Dwi Iksan Kanang.

Staf Divisi Ekonomi YPMAK, Dwi Iksan Kanang mengatakan, dalam pertemuan tersebut disampaikan bahwa susunan pengurus Pokja tahun 2026 pada prinsipnya masih sama seperti tahun sebelumnya.

Baca juga: LBH Desak Gubernur Papua Investigasi RSUD Yowari Terkait Kematian Martina Biri

“Untuk pembentukan Pokja tahun 2026, kami datang membawa Perjanjian Kerja Sama (PKS) seperti tahun-tahun sebelumnya. Kami tidak datang untuk mengganti atau melanjutkan secara sepihak, tetapi akan didiskusikan kembali bersama bapak-bapak di kampung,” ujar Iksan saat pertemuan di Balai Kampung Atuka.

Ia menambahkan, keputusan mengenai susunan anggota Pokja tetap melalui kesepakatan masyarakat sebagaimana mekanisme yang telah dijalankan pada tahun-tahun sebelumnya.

Dalam kesempatan tersebut juga disampaikan bahwa anggaran program untuk tahun 2026 masih sama seperti tahun sebelumnya, yakni sebesar Rp300 juta.

Dari total anggaran tersebut, Rp60 juta dialokasikan untuk operasional Pokja, sementara Rp240 juta diperuntukkan bagi program pemberdayaan masyarakat di kampung.

Baca juga: Pendaftaran Molor, GMPI Desak Caretaker KNPI Kota Jayapura Segera Buka Tahapan Musda

“Anggaran yang kita dapat masih sama, belum ada perubahan. Totalnya Rp300 juta, dengan Rp60 juta untuk operasional dan Rp240 juta untuk program masyarakat,” jelasnya.

Iksan menambahkan, pada tahun ini pengurus akan lebih menekankan pengembangan program jangka panjang, khususnya yang berkaitan dengan pengembangan kelapa dan pengolahan minyak kelapa atau Virgin Coconut Oil (VCO).

Ia menegaskan, minimal 50 persen dari dana program sebesar Rp240 juta diharapkan dialokasikan untuk kegiatan yang berkaitan dengan pengembangan kelapa, baik penanaman maupun pengolahan minyak kelapa.

“Pengurus meminta agar minimal 50 persen dari dana program digunakan untuk kegiatan yang berkaitan dengan kelapa, baik penanaman maupun pengolahan minyak kelapa. Ini sebagai persiapan jangka panjang ke depan,” katanya.

Baca juga: PJS Kesehatan Pastikan Layanan JKN Tetap Optimal Selama Libur Lebaran 2026

Menurutnya, langkah tersebut penting dilakukan sejak sekarang agar masyarakat kampung dapat membangun dasar pengembangan usaha kelapa yang berpotensi memberikan manfaat ekonomi di masa mendatang.

Sementara itu, Ketua Pokja Kampung Atuka, Blasius Temekaopea, dalam kesempatan yang sama juga menyampaikan Laporan Pertanggungjawaban (LPJ) program kepada tim YPMAK dan masyarakat kampung.

Ia mengatakan laporan tersebut merupakan bentuk transparansi penggunaan dana program sekaligus bahan evaluasi untuk pelaksanaan kegiatan selanjutnya.

“Kami menyampaikan laporan pertanggungjawaban kepada tim dan masyarakat kampung terkait program yang telah dijalankan,” ujarnya.

Dalam sesi diskusi, salah satu warga Kampung Atuka, Tadius Teyareyauta, menyampaikan usulan agar jumlah Pokja di kampung tersebut ditambah.

Baca juga: Respons Cepat Aspirasi Warga, Puskesmas Sinak Kini Punya Ambulans

“Saya rasa Pokja yang ada belum mencukupi untuk satu kampung ini. Saya minta ditambah satu Pokja lagi untuk mendukung pekerjaan yang sudah ada,” ucapnya.

Setelah melalui proses musyawarah, masyarakat Kampung Atuka akhirnya memutuskan untuk tetap mempertahankan kepengurusan Pokja yang lama.

Dalam diskusi bersama masyarakat disepakati bahwa ketua dan bendahara lama tetap dipertahankan karena dinilai masih mampu menjalankan program dengan baik.

Adapun program yang diusulkan Kampung Atuka untuk tahun 2026 adalah program pembersihan lahan dan penanaman kelapa dengan anggaran Rp240 juta serta operasional tim Pokja sebesar Rp60 juta.

Sementara itu, Staf Divisi Ekonomi YPMAK, Julius Cenawatme mengatakan pihaknya telah melakukan monitoring terhadap pelaksanaan program sebelumnya.

Menurutnya, berdasarkan hasil evaluasi, masyarakat masih mempercayakan kepemimpinan Pokja kepada pengurus lama karena dinilai memiliki komitmen dan program kerja yang jelas bagi masyarakat.

Baca juga: BPS Jayawijaya Pastikan Inflasi Terkendali Jelang Idulfitri 2026

“Kami sudah melakukan monitoring dan melihat program kerja yang dijalankan. Masyarakat juga sudah melakukan pemilihan dan sepakat mempertahankan pengurus lama karena dinilai memiliki komitmen yang baik kepada masyarakat,” katanya.

Ia menambahkan, setelah kegiatan di Kampung Atuka selesai, tim YPMAK akan melanjutkan kegiatan serupa di kampung lain di wilayah pesisir Mimika.

Adapun susunan pengurus Pokja Kampung Atuka tahun 2026 yakni Ketua Pokja Blasius Temekaopea, Sekretaris Damatus Ikawakopea, Bendahara Yuliana Miweyau serta anggota Valerius Utanapeyau dan Primus Manamoyau. (*)

Sumber: Tribun Papua
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

Update Jadwal & Skor
Grup B - Matchday 1
Minggu, 14 Juni 2026 | 02:00 WIB
Qatar
Qatar
1 - 1
Switzerland
Swiss
Grup C - Matchday 1
Minggu, 14 Juni 2026 | 05:00 WIB
Brazil
Brasil
1 - 1
Morocco
Maroko
Grup C - Matchday 1
Minggu, 14 Juni 2026 | 08:00 WIB
Haiti
Haiti
0 - 1
Scotland
Skotlandia
Grup D - Matchday 1
Minggu, 14 Juni 2026 | 11:00 WIB
Australia
Australia
VS
Turkiye
Turki
Lihat Selengkapnya
Semua Jadwal Laga
Memuat video…
© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved