YPMAK
YPMAK Perpanjang Kerja Sama dengan BPJS Demi Kesehatan Warga Tujuh Suku
Hadir dalam kegiatan tersebut Deputi Wakil Ketua Bidang Perencanaan Program YPMAK Billy Korwa, Ketua Badan Pengurus YCTP Adolf
Ringkasan Berita:
- Perpanjangan Kerja Sama: YPMAK, BPJS Kesehatan, dan Yayasan Caritas Timika resmi memperpanjang program jaminan kesehatan yang sudah berjalan sejak 2021 hingga tahun 2026.
- Target 10 Ribu Peserta: Saat ini tercatat ada 3.221 peserta aktif, dan jumlah ini ditargetkan meningkat hingga 10 ribu peserta melalui validasi data.
- Fokus Layanan: Program JKN ini dikhususkan bagi masyarakat tujuh suku (terutama Amungme dan Kamoro) di Kabupaten Mimika, Papua Tengah.
Laporan Wartawan Tribun-Papua.com, Feronike Rumere
TRIBUN-PAPUA.COM, MIMIKA – Yayasan Pemberdayaan Masyarakat Amungme dan Kamoro (YPMAK) bersama BPJS Kesehatan dan Yayasan Caritas Timika menandatangani Perjanjian Kerja Sama (PKS) terkait kepesertaan Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) bagi masyarakat tujuh suku di Kabupaten Mimika, Papua Tengah.
Penandatanganan kerja sama berlangsung di Hotel Horison Diana, Jalan Budi Utomo, Mimika, Kamis (28/5/2026).
Hadir dalam kegiatan tersebut Deputi Wakil Ketua Bidang Perencanaan Program YPMAK Billy Korwa, Ketua Badan Pengurus YCTP Adolf Kambayong, Kepala BPJS Kesehatan Cabang Jayapura Erika Verayanti Lumban Gaol, Kepala BPJS Kesehatan Mimika Maikel Tuturop, serta sejumlah tamu undangan lainnya.
Baca juga: Geger Penemuan Mayat Ber-Life Jacket di Raja Ampat, Diduga WNA, Kondisi Kepala Sudah Jadi Tengkorak
Kepala BPJS Kesehatan Cabang Jayapura Erika Verayanti Lumban Gaol menjelaskan, kerja sama kepesertaan JKN bagi masyarakat tujuh suku di Mimika terus berlanjut hingga tahun 2026.
Menurut Erika, saat ini jumlah peserta aktif yang tercatat dalam PKS antara BPJS Kesehatan, YPMAK dan Yayasan Caritas Timika berada di angka 3.221 peserta.
Namun jumlah tersebut ditargetkan meningkat hingga mencapai 10 ribu peserta melalui proses rekonsiliasi dan validasi data.
“Sekarang PKS-nya ada di angka 3.221 peserta, namun memang ini akan berprogres sampai nanti di angka 10 ribu peserta,” ujar Erika.
Baca juga: Pengelola Dapur MBG di Manokwari Dipolisikan, Air Sumur Warga Tercemar hingga Penghuni Kos Minggat
Ia mengatakan, sekitar 6.800 peserta lainnya akan diverifikasi kembali melalui kerja sama antara Yayasan Caritas Timika, dinas sosial, dinas kesehatan dan BPJS Kesehatan.
“Nanti akan diverifikasi lanjut, dicek datanya apakah bisa dimasukkan kembali. Jadi kombinasi antara Yayasan Caritas, dinas sosial, dinas kesehatan dan BPJS Kesehatan,” katanya.
Erika menambahkan, kerja sama tersebut merupakan perpanjangan program yang telah berjalan sejak tahun 2021.
“Ini prosesnya sebenarnya perpanjangan kerja sama. Jadi awal PKS-nya di tahun 2021 dan berlanjut terus sampai 2026,” jelasnya.
Baca juga: Jersey Piala Dunia di Jayapura Dijual Mulai Rp120 Ribu Langsung Laris
“Semoga kegiatan hari ini dapat memberikan manfaat bagi kita semua untuk memberikan jaminan kesehatan bagi seluruh masyarakat Indonesia, khususnya di wilayah Papua,” ujarnya.
Sementara itu, Deputi Wakil Ketua Bidang Perencanaan Program YPMAK Billy Korwa mengatakan, YPMAK hadir untuk mendukung program pemerintah dalam memberikan layanan kesehatan bagi masyarakat Amungme dan Kamoro.
Tribun-Papua.com
YPMAK
Direktur YPMAK
Info YPMAK
YPMAK Peduli
Deputi Monev YPMAK
Info BPJS Kesehatan Jayapura
BPJS Kesehatan
| Anak Nelayan Tradisional Mimika Kini Jadi Taruna Berprestasi Berkat Dukungan YPMAK |
|
|---|
| Kisah Modestus Anak Kamoro Raih Beasiswa YPMAK Hingga Bermimpi ke Jepang |
|
|---|
| Warga Potowaiburu Mimika Sukses Olah Hasil Jaring Bantuan YPMAK Menjadi Ikan Asin |
|
|---|
| 980 Warga Aikawapuka Terbantu Program Kampung Sehat YPMAK |
|
|---|
| Sekdist Mimika Barat Jauh Sebut Program YPMAK Bantu Warganya di Wilayah Terpencil |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/papua/foto/bank/originals/bpasmakanunting2201.jpg)