Breaking News:

Kerusuhan di Papua

68 Warga Jabar di Wamena Pilih Pulang Kampung, Sempat Video Call dengan Ridwan Kamil di Pengungsian

Sebanyak 68 warga asal Jawa Barat yang selama ini tinggal di Wamena, Papua, akan kembali ke Jawa Barat, Selasa (8/10/2019).

Editor: Sigit Ariyanto
Istimewa
Pemprov Jabar melalui tim pendahulu gabungan Dinas Sosial dan Jabar Quick Response serta Baznas Provinsi Jabar bersama warga Jabar di posko pengungsian BTN Sentani, Jayapura. 

Rinciannya, warga Kabupaten Garut sebanyak 18 orang, Kabupaten Majalengka 2 orang, Kabupaten Sukabumi 7 orang, Kota Bandung 4 orang, Kabupaten Bandung 4 orang, Kabupaten Kuningan 2 orang, Kabupaten Tasikmalaya 5 orang, Kabupaten Sumedang 8 orang, Kabupaten Subang 8 orang, Kabupaten Purwakarta 3 orang, Kota Bogor 4 orang, dan Kabupaten Indramayu 3 orang.

Pemulangan 68 warga Jabar tersebut rencananya dilakukan dalam satu gelombang pada Selasa (8/10/2019) dengan bantuan biaya dari Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Provinsi Jabar dan Daarut Tauhid (DT) Peduli.

Sementara itu, 68 orang yang dipulangkan ke tempat asalnya itu merupakan bagian dari total seribu lebih warga Jabar yang ada di Papua.

Kurang lebih seribu warga Jabar itu memiliki beragam pekerjaan, mulai dari PNS, TNI/Polri, pedagang, hingga sopir.

433 Perantau Minang di Papua Pulang ke Sumatera Barat, 309 Lainnya Masih di Wamena Mulai Bekerja

Warga yang bertahan baik di Kota Wamena maupun kota lain di Papua itu menyesuaikan imbauan Presiden Republik Indonesia Joko Widodo agar warga tak perlu eksodus keluar Wamena.

Pemulangan terhadap puluhan warga Jabar sendiri menjadi bagian dari tugas Pemprov melalui Dinas Sosial dan JQR untuk membantu pemerintah pusat dalam mengatasi masalah sosial dan kemanusiaan.

Kepala Dinas Sosial Provinsi Jabar Dodo Suhendar pun berharap agar mereka yang memilih pulang bisa mendapatkan fasilitas untuk modal kerja setelah kembali ke tempat asalnya.

Ekonomi di Wamena Mulai Menggeliat Pascarusuh, Namun Harga Makanan Mahal, 1 Ekor Ayam Rp600 Ribu

"Untuk pemberdayaan sepulang dari Papua, akan kami usulkan kepada Pak Gubernur untuk mendapatkan modal bantuan," ujar Dodo.

Selain melakukan inventarisasi warga Jabar, tim dari Dinas Sosial juga sudah memberikan laporan kepada gubernur terkait kondisi pengungsi di Sentani maupun Wamena.

"Alhamdulillah pengungsi sehat. Ada partisipasi bantuan dari masyarakat Jabar di berbagai wilayah Papua, terutama makanan bagi mereka yang mengungsi," ujar Dodo.

(*)

Artikel ini telah tayang di tribunjabar.id dengan judul 68 Warga Jabar di Wamena Pilih Pulang ke Kampung Halaman, Paling Banyak dari Garut

Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved