Tim Hukum PDIP Singgung Jasa Megawati kepada KPK dengan Kabar Penggeledahan Kantor PDIP: Enggak Adil

Koordinator Tim Hukum PDI Perjuangan (PDIP), I Wayan Sudirta mengungkit kembali awal mula dibentuknya Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Fransiskus Adhiyuda/Tribunnews.com
Ketua tim hukum PDI Perjuangan I Wayan Sudirta (berkaca mata) usai beraudiensi bersama Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Arief Budiman di Kantor KPU RI, Jalan Imam Bonjol, Jakarta Pusat, Kamis (16/1/2020). 

TRIBUNPAPUA.COM - Koordinator Tim Hukum PDI Perjuangan (PDIP), I Wayan Sudirta mengungkit kembali awal mula dibentuknya Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Dilansir TribunWow.com, I Wayan Sudirta menganggap KPK seperti melupakan jasa Megawati Soekarnoputri.

Diketahui, pada era Presiden Megawati Soekarnoputri KPK dibentuk.

Terkait hal itu, I Wayan Sudirta pun cukup menyayangkan KPK kini banyak melayangkan tuduhan terhadap PDIP.

 

Diperiksa KPK, Sekjen PDIP Hasto Mengaku Ditanya soal PAW hingga Sebut Harun Masiku Korban

Hal itu disampaikannya melalui tayangan YouTube Talk Show tvOne, Kamis (23/1/2020).

Mulanya, Sudirta menyingung dugaan keterlibatan Sekretaris Jenderal (Sekjen) PDIP, Hasto Kristiyanto dalam kasus suap pergantian antar waktu (PAW) DPR terpilih 2019-2020.

Diketahui, dalam kasus itu caleg PDIP Harun Masiku telah ditetapkan sebagai tersangka.

"Mana buktinya Pak Hasto mengeluarkan uang?," tanya Sudirta.

"Mohon maaf, siapapun yang jadi Sekjen enggak akan jadi pemain langsung."

Menurutnya, tuduhan terhadap Hasto Kristiyanto itu tak masuk akal.

Halaman
1234
Editor: Roifah Dzatu Azmah
Sumber: TribunWow.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved