Virus Corona

Gara-gara Corona, Satu Keluarga di Minahasa Utara Tinggal di Hutan, Dirikan Tenda di Mobil Pickup

Satu keluarga di Minahasa Utara, Sulawesi Utara, memilih kabur dan tinggal di hutan untuk mencegah tertular dari Virus Corona.

YouTube Kompas TV
Satu keluarga di Minahasa Utara, Sulawesi Utara memilih kabur dan tinggal di hutan untuk mencegah tertular dari Virus Corona. 

TRIBUNPAPUA.COM - Satu keluarga di Minahasa Utara, Sulawesi Utara, memilih kabur dan tinggal di hutan untuk mencegah tertular dari Virus Corona.

Dilansir TribunWow.com, kepala keluarga bernama Elly Lasaheng mengaku bahwa hal tersebut dilakukan lantaran ada tetangga yang meninggal dan diisukan terjangkit Virus Corona.

Dirinya beranggapan dan juga mendapatkan beberapa informasi bahwa Covid-19 ini merupakan virus berbahaya dan mampu menular dengan cepat.

Elly Lahaseng, menuturkan kronologi kejadian yang membuat ia sekeluarga mengungsi ke hutan untuk menghindari penularan Virus Corona, Jumat (17/4/2020)
Elly Lahaseng, menuturkan kronologi kejadian yang membuat ia sekeluarga mengungsi ke hutan untuk menghindari penularan Virus Corona, Jumat (17/4/2020) (Youtube KompasTV)

Maka dari itu, Elly Laseheng memutuskan membawa istri dan dua anaknya untuk menjauh, yaitu dengan pergi ke hutan.

Dalam tayangan KompasTV, Kamis (16/4/2020), Elly Laseheng menceritakan bahwa awalnya ia juga merupakan seorang ODP lantaran baru pulang dari daerah luar kota, setelah di-PHK (Pemutusan Hubungan Kerja).

Ia bersama satu keluarga akhirnya dilakukan pemeriksaan oleh tenaga medis setempat.

Setelah diminta untuk menunggu hasil pemeriksaanya selama 14 hari, ada tetangganya yang meninggal.

Ia merasa heran lantaran pemakamannya tidak seperti biasanya, yaitu sesuai dengan standar protokol penanganan Covid-19.

Selain itu, dengan kasus meninggalnya seorang warga tersebut, membuat Elly Laseheng bersama keluarga menjadi dikucilkan oleh warga sekitar.

Prihatin dengan Banyaknya Penolakan Jenazah Pasien Corona, Kades Patoan Daja: Kirim ke Desa Kami

"Awalnya kan tanggal 1 (Maret 2020) di Desa Winantin, itu keluarga saya tiba-tiba didatangi tim medis dari kecamatan kesumbawaan, Minahasa Utara," ujar Elly Laseheng.

"Terus selesai itu, katanya tunggu hasil 14 hari, tiba-tiba yang beritanya yang kena itu Virusnya itu dengan jarak 10 meter dari rumah kami, meninggal tanggal 10," jelasnya.

"Semuanya kita panik, karena mikir virus ini berbaya, jadi kita langsung ambil keputusan sama istri, ayo kita menghindar dari sini, kita ke hutan saja."

Setelah itu tanpa pikir panjang, Elly Laseheng memutuskan untuk meninggalkan rumah dan pergi ke hutan dengan membawa mobil pickup.

Mobil pickup itulah yang dijadikan sebagai tempat tinggal dengan penambahan atap menggunakan terpal.

Halaman
1234
Sumber: TribunWow.com
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved