Breaking News:

Rukonya Dibakar Massa Anarkis di Yalimo, Kardas Diteriaki: Kita Mau Bakar Semua, Keluar Saja

Para warga yang menjadi korban anarkis masa pendukung pasangan calon kepala daerah Yalimo, memiliki cerita tersendiri.

Istimewa
Situasi pembakaran perkantoran dan fasilitas lainnya di Kabupaten Yalimo, Papua, Selasa (29/6/2021) 

TRIBUN-PAPUA.COM - Para warga yang menjadi korban anarkis masa pendukung pasangan calon kepala daerah Yalimo, Erdi Dabi-Jhon Wilil, di Distrik Elelim, memiliki cerita tersendiri.

Peristiwa pada 28 Juni 2021, terjadi tiba-tiba setelah Mahkamah Konstitusi (MK) memutuskan Erdi Dabi-Jhon Wilil digugurkan dari kepesertaannya dalam Pilkada Yalimo 2020.

Sebanyak 34 kantor pemerintahan, 126 rumah kios, empat kendaraan roda empat dan 115 kendaraan roda dua menjadi sasaran amuk massa.

Baca juga: Massa Pendukung Paslon Bupati Yalimo Papua Erdi Dabi-Jhon Wilil Tolak PSU

Baca juga: Kapolda Harap Kedua Paslon Rasa Iba dan Sedih Kepada Masyarakat Pasca Aksi Anarkis di Yalimo

Seperti yang dialami oleh Kardas, seorang warga Yalimo yang rumahnya ikut dibakar massa.

Kardas menceritakan, ia tiba-tiba didatangi massa. Mereka meminta Kardas keluar karena rumah toko (ruko) miliknya itu mau dibakar.

Massa sempat meminta dirinya membawa barang-barang berharga sebelum keluar rumah.

"Mereka datang ke kios saya lalu bilang, 'aduh bapak kayaknya ini kita mau bakar semua, keluar sudah ambil barang-barang berharga', jadi saya bilang kalau begitu bakar sudah baru saya nonton di depan rumah sampai hangus" ujar Kardas yang saat ini mengungsi di Gedung Tongkonan Wamena, Kabupaten Jayawijaya, Selasa (6/7/2021).

Menurut dia, saat itu tidak ada aparat keamanan di lokasi kejadian.

Massa pendukung Erdi Dabi-Jhon Wilil tengah mendengar pernyataan Kapolda Papua, Irjen Mathius D Fakhiri, yang datang ke Distrik Elelim, Yalimo, Papua, Senin (5/7/2021)
Massa pendukung Erdi Dabi-Jhon Wilil tengah mendengar pernyataan Kapolda Papua, Irjen Mathius D Fakhiri, yang datang ke Distrik Elelim, Yalimo, Papua, Senin (5/7/2021) ((KOMPAS.COM/DHIAS SUWANDI))

Massa, terang Kardas, tak melakukan kekerasan terhadap warga yang kiosnya dibakar. Kardas bahkan mengenal para pelaku pembakaran.

"Yang bakar kita teman-teman semua," kata Kardas yang berprofesi sebagai pengusaha kayu.

Baca juga: Kerugian Capai  Rp 324 Miliar, akibat Ratusan Bangunan dan Kendaraan di Bakar Massa di Yalimo

Halaman
1234
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved